Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Nindah Pasali

Volunteer Internasional yang Mengubah Cara Pandang Saya tentang Pendidikan

Eduaksi | 2026-05-25 11:15:12

Program volunteer internasional yang diselenggarakan oleh Youth Indonesia menjadi pengalaman berharga bagi saya untuk belajar sekaligus berkontribusi dalam bidang pendidikan dan sosial di luar negeri. Melalui program ini, saya dan kelompok saya mendapatkan kesempatan mengajar anak-anak di Sanggar Bimbingan Sentul, Kuala Lumpur, Malaysia.

Selama berada di Sanggar Bimbingan Sentul, kami melihat secara langsung bagaimana semangat belajar anak-anak tetap tinggi meskipun mereka memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan formal.

Sanggar Bimbingan Sentul merupakan fasilitas pendidikan nonformal yang dibentuk dengan dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur untuk anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Kehadiran sanggar bimbingan menjadi bentuk perhatian terhadap hak pendidikan anak-anak Indonesia di luar negeri, khususnya bagi mereka yang mengalami kendala administrasi maupun keterbatasan dokumen resmi.

Bagi saya pribadi, melihat semangat mereka untuk terus belajar menjadi pengalaman yang sangat mengharukan dan sulit dilupakan.

Kegiatan volunteer ini mengubah cara pandang saya tentang pendidikan. Saya belajar bahwa masih banyak anak-anak Indonesia di luar sana yang harus berjuang lebih keras demi mendapatkan kesempatan belajar. Pengalaman ini juga membuat saya memahami bahwa pendidikan bukan hanya tentang fasilitas, tetapi juga tentang semangat, harapan, dan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image