Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Chantika Trie andini

Strategi Penganggaran dalam Keuangan Personal dan Keluarga

Eduaksi | 2026-03-30 14:47:42

Chantika Trie AndiniProdi Manajemen (FEB)Universitas Pamulang

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan wawancara sebagai salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah dipelajari di bangku kuliah ke dalam kehidupan nyata, terutama dalam hal pengelolaan keuangan dan penyusunan anggaran dalam lingkungan personal maupun keluarga.

Topik yang diangkat dalam kegiatan wawancara ini adalah mengenai penganggaran parsial dan komprehensif dalam segi personal dan keluarga, yang menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kestabilan keuangan rumah tangga. Penganggaran yang baik tidak hanya membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berperan dalam perencanaan masa depan, seperti pendidikan, kesehatan, dan tabungan keluarga.

Melalui kegiatan wawancara ini, mahasiswa berupaya menggali pengalaman dan pengetahuan dari seseorang yang lebih senior atau berpengalaman dalam mengelola keuangan keluarga. Sasaran kegiatan ini tidak hanya ditujukan kepada orang tua atau individu dewasa, tetapi juga generasi muda yang sedang mempersiapkan diri untuk mandiri secara finansial. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh tambahan wawasan dan pemahaman mengenai pentingnya menyusun anggaran secara terencana, baik secara parsial maupun komprehensif, dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan hasil wawancara dengan seorang narasumber yang lebih senior, diketahui bahwa penganggaran merupakan kegiatan penting dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran keluarga agar kebutuhan dapat terpenuhi dengan baik. Narasumber menjelaskan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, penganggaran komprehensif lebih sering digunakan karena mencakup seluruh kebutuhan keluarga secara menyeluruh, mulai dari kebutuhan pokok, pendidikan anak, tabungan, hingga dana darurat.

Dalam praktiknya, narasumber membagi anggaran keluarga berdasarkan persentase dari total pendapatan setiap bulan. Sebagai contoh, sebagian pendapatan dialokasikan untuk kebutuhan pokok seperti makanan, listrik, dan transportasi, kemudian sebagian lainnya digunakan untuk pendidikan anak, tabungan, serta kebutuhan tak terduga. Pembagian anggaran berdasarkan persentase ini membantu keluarga dalam mengontrol pengeluaran dan menghindari pemborosan.

Penggunaan penganggaran komprehensif memberikan berbagai manfaat bagi keluarga, di antaranya keuangan menjadi lebih teratur, kebutuhan dapat diprioritaskan dengan baik, serta adanya kesiapan dalam menghadapi situasi darurat. Selain itu, penganggaran juga dapat membantu keluarga dalam mencapai tujuan jangka panjang, seperti menabung untuk pendidikan anak atau kebutuhan masa depan lainnya.

Namun demikian, dalam pengelolaan anggaran keluarga juga terdapat beberapa tantangan, terutama ketika terjadi pengeluaran yang tidak terduga, seperti biaya kesehatan atau kebutuhan mendadak lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kedisiplinan, perencanaan yang matang, serta kebiasaan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran agar keuangan keluarga tetap stabil.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penganggaran parsial maupun komprehensif memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan personal dan keluarga. Penganggaran yang baik akan membantu seseorang atau keluarga dalam mengelola keuangan secara efektif, memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta mempersiapkan masa depan yang lebih aman dan terencana.



Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image