Untuk Ayah dan Ibu
Sastra | 2026-02-23 10:44:37Untuk Ayah dan Ibu
Ayah,ibu
terimakasih atas semua jasa yang kalian berikan padaku,
terimakasih karna telah sabar dalam mendidikku,
terimakasih karna telah membesarkan ku sampai sekarang,
Ayah,
engkaulah yang dulu banting tulang untuk mencari nafkah,
engkau mengayuh sepeda dari pagi hingga malam,
hujan dan panas kau terjang, demi masa depan anakmu yang terang benderang
Ibu,
engkaulah orang yang dulu menggendongk setiap malam,
engkaulah orang yang menyuapiku,memandikanku dan mengurus,
semua keperluan ku di saat ayah kerja,
Ayah,ibu
kalianlah orang yang tak kenal kata lelah,
kalianlah orang yang tak kenal kata pasrah,
Ayah, ibu
tak ada orang yang mampu balas jasa kalian,
sampai saat ini hormat dan taatlah yang bisa ku lakukan,
Terimaksih Ayah dan Ibu.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
