PWM dan PWA Kaltim Kompak Ikuti Pengajian Ramadan 1447 H PP Muhammadiyah
Agama | 2026-02-22 14:37:45
PWM dan PWA Kalimantan Timur menunjukkan komitmen kuat dalam konsolidasi ideologi dengan mengikuti Pengajian Ramadan 1447 H yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 20–22 Februari 2026.
Bertempat di Ruang Rapat Kantor PWM Kaltim, Samarinda, para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta secara daring.
Tema besar tentang “Akidah Islam Berkemajuan” menjadi refleksi penting bagi PWM Kaltim dalam memperkuat manhaj gerakan. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dalam pidatonya menegaskan pentingnya tauhid sebagai basis transformasi sosial.
Islam memandang dunia secara positif sebagai ruang pengabdian dan pembangunan peradaban. Manusia hadir sebagai hamba Allah (ʿabd Allāh) sekaligus khalīfat fī al-arḍ. Kedudukan ganda tersebut menuntut perpaduan antara spiritualitas, pengembangan ilmu pengetahuan, dan tanggung jawab sosial dalam mengelola kehidupan secara adil dan berkeadaban.
Karena itu, akidah bagi Muhammadiyah tidak sekadar menjadi sistem keyakinan, melainkan sumber energi gerakan. Menutup pemaparannya, Haedar Nashir menegaskan bahwa kekuatan utama Muhammadiyah terletak pada ketulusan, keikhlasan, dan pengabdian yang berakar pada tauhid. Perpaduan antara jiwa kehambaan dan tanggung jawab kekhalifahan inilah yang menjaga Muhammadiyah tetap berada di garis depan sebagai gerakan Islam Berkemajuan yang membawa misi raḥmatan li al-ʿālamīn.
Suasana kebersamaan dan kesungguhan tampak selama kegiatan berlangsung. Diskusi internal antar peserta juga dilakukan untuk memperdalam materi yang telah disampaikan narasumber nasional.
Dengan mengikuti kegiatan ini secara penuh dan tertib, PWM dan PWA Kaltim menegaskan kesiapan untuk mengimplementasikan nilai-nilai tauhid murni dalam kehidupan organisasi, umat, dan masyarakat luas.(ay.1)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
