Kembangkan Potensi Lahan Terbatas, Rubara Tambah 6 Kolam Budidaya Lele
Info Terkini | 2026-02-03 20:21:02
Banjarnegara, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnegara terus berinovasi dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Meski memiliki keterbatasan lahan, Rutan Banjarnegara (Rubara) kembali menambah enam kolam budidaya lele sebagai upaya optimalisasi lahan terbatas di lingkungan rutan(03/02/2026).
Penambahan kolam budidaya lele ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan sekaligus pembinaan keterampilan WBP di bidang perikanan. Kolam-kolam tersebut dibangun dengan memanfaatkan ruang yang ada secara efisien, tanpa mengganggu fungsi utama rutan maupun aspek keamanan.
Kepala Rutan Banjarnegara Dodik Harmono menyampaikan bahwa pengembangan budidaya lele ini bertujuan untuk membekali WBP dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti. Selain itu, hasil budidaya lele juga diharapkan dapat mendukung kebutuhan konsumsi internal maupun memberikan kontribusi nyata dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya melalui dukungan bahan pangan bagi dapur-dapur MBG yang berada di sekitar wilayah Rutan Banjarnegara.
“Dengan lahan yang terbatas, kami dituntut untuk kreatif dan inovatif. Penambahan enam kolam lele ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan hambatan untuk terus berkarya dan memberdayakan WBP,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, WBP dilibatkan secara langsung mulai dari proses persiapan kolam, penebaran benih, perawatan, hingga panen. Kegiatan ini juga didampingi oleh petugas pembinaan agar berjalan sesuai dengan standar budidaya yang baik dan tetap memperhatikan aspek keamanan serta kebersihan lingkungan.
Melalui pengembangan kolam budidaya lele ini, Rutan Banjarnegara berharap dapat menciptakan pembinaan yang berkelanjutan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta meningkatkan kemandirian WBP. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemasyarakatan dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada masa depan.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
