Kunjungan Literasi Komunitas Sahabat Perpustakaan
Sekolah | 2026-01-22 17:14:59
Komunitas Sahabat Perpustakaan Al Himmah MTs Negeri 5 Bantul mengadakan kegiatan kunjungan literasi dan outing class pada hari Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk penyegaran sekaligus penggalian inspirasi terkait dengan kegiatan literasi sekolah. Komunitas Sahabat Perpustakaan beranggotakan 20 siswa kelas 7 dan 8 MTs Negeri 5 Bantul. Komunitas ini menjadi wadah bagi siswa pegiat literasi dan pembaca buku. Komunitas Sahabat Perpustakaan sudah melahirkan beberapa buah buku karya antologi puisi. Kegiatan kunjungan ini didampingi oleh Moh Hani Saputro, S.Pd.I. (kepala perpustakaan), Muryani, A.Md. (pustakawan), Narti, S.Pd (guru Bahasa Indonesia) dan Sri Suratmini, S.Pd (guru BK). Moh Hani mengatakan senantiasa mendukung kegiatan komunitas sahabat perpustakaan untuk meningkatkan gairah literasi yang cenderung menurun belakangan ini. Beberapa tempat yang dikunjungi adalah Taman Pintar Yogyakarta, Grhatama Pustaka dan Diorama Arsip DPAD DIY.
Siswa belajar literasi teknologi dan ilmu pengetahuan di Taman Pintar Yogyakarta. Disana mereka tidak hanya melihat atau membaca tetapi juga mempraktekkan ilmu pengetahuan yang sudah mereka pelajari. Ada banyak peraga listrik, permainan dan banyak hal lainnya.
Semeara itu Grhatama Pustaka dan Diorama Arsip DPAD DIY lokasinya berdekatan. Diorama Arsip DPAD DIY berada di selatan gedung perpustakaan Grhatama Pustaka tetapi masih dalam satu kompleks. Siswa banyak belajar tentang pengelolaan buku yang ada di perpustakaan, semisal mereka tidak boleh mengembalikan buku yang sudah diambil kembali ke rak. Tetapi diletakkan di meja yang sudah ditentukan. Hal ini berguna untuk mendata buku yang sering dibaca dan mengurangi kesalahan mengembalikan buku yang tidak sesuai dengan kelasnya.
Lokasi kunjungan terakhir adalah Diorama Arsip DPAD DIY. Bangunan ini tampak raksasa ketika dilihat dari luar. Siswa dan pendamping memulai perjalanan menelusuri berdirinya Yogyakarta dengan video dan hologram yang sangat menarik tentang Sultan Agung. Siswa kemudian diperlihatkan perjalanan hidup kota Yogyakarta mulai dari masa kerajaan, masa perang kemerdekaan sampai masa reformasi. Suguhan terakhir adalah simulasi merasakan gempa bumi tahun 2006 yang pernah terjadi di Yogyakarta.
Raisya Nada Az Zahwa, salah satu peserta mengungkapkan kesenangannya mengikuti kegiatan ini. Bisa belajar banyak hal dan mengenali Yogyakarta lebih dalam. Tetapi sayangnya, waktu terasa begitu cepat sehingga kegiatan harus segera diakhiri dan pulang kembali ke rumah masing - masing,
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
