Tingkatkan Mutu Evaluasi, MGMP Bahasa Indonesia MA se-DIY Standarisasi Soal Berbasis TKA
Guru Menulis | 2026-01-20 18:50:50
BANTUL (MAN 3 Bantul), 20 Januari 2026 – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Madrasah Aliyah (MA) se-DIY menggelar Lokakarya Penulisan Soal berstandar Tes Kompetensi Akademik (TKA) di MA Sunan Pandanaran, Selasa (20/1). Langkah strategis ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas Asesmen Madrasah (AM) kelas XII serta penilaian sumatif semester genap bagi kelas X dan XI di seluruh Madrasah Aliyah wilayah DIY.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menjadi wadah konsolidasi para pendidik Bahasa Indonesia dalam menghadapi tantangan rendahnya capaian hasil TKA siswa pada periode sebelumnya. Melalui standarisasi soal, guru didorong untuk menciptakan instrumen penilaian yang lebih terukur dan mampu memicu daya nalar kritis siswa. Mewakili Kepala MA Sunan Pandanaran, Ili Rohili, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa kualitas soal yang baik adalah cermin dari kualitas pembelajaran yang mumpuni.
"Kami mendukung sepenuhnya sinergi MGMP ini. Upaya kolaboratif ini sangat penting untuk mendongkrak prestasi siswa di level yang lebih tinggi," ungkapnya. Sementara itu, Ketua MGMP Bahasa Indonesia MA se-DIY, Azhari, menekankan pentingnya komitmen guru dalam mengejar ketertinggalan nilai akademik. Menurutnya, hasil TKA yang belum maksimal harus dijawab dengan perbaikan kualitas evaluasi di kelas. "Sebagai pendidik, kita punya tanggung jawab besar Kita wajib mengupayakan agar hasil TKA siswa terus meningkat hingga mencapai hasil yang maksimal melalui soal-soal yang berkualitas dan sesuai standar nasional," tegas Azhari.
Acara inti lokakarya dipandu oleh Sri Marlina, yang membedah secara mendalam teknik penyusunan soal yang selaras dengan tuntutan Tes Kompetensi Akademik. Para peserta diajak untuk melakukan sinkronisasi materi agar selaras dengan kebutuhan seleksi masuk perguruan tinggi dan standar kelulusan madrasah. Diharapkan, melalui lokakarya ini, kompetensi guru dalam menyusun soal meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak signifikan pada kesiapan siswa dalam menghadapi berbagai ujian nasional maupun seleksi pendidikan tinggi di masa depan.(Ris)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
