MAN 3 Bantul Gelar Bimbingan OSN Fisika dan Pemilihan Siswa OSN
Edukasi | 2026-02-12 09:53:07Bantul — Kamis(12/02/2026)- MAN 3 Bantul menyelenggarakan kegiatan bimbingan Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Fisika sekaligus pemilihan calon peserta OSN tingkat kabupaten pada pekan ini. Kegiatan dilaksanakan di laboratorium fisika dan diikuti oleh siswa-siswi terbaik yang memiliki minat serta kemampuan di bidang sains, khususnya fisika.
Program bimbingan OSN Fisika bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan pemecahan masalah, serta keterampilan analisis siswa dalam menghadapi soal-soal olimpiade yang menuntut penalaran tingkat tinggi. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pendalaman materi meliputi mekanika, gelombang, listrik magnet, dan termodinamika, disertai latihan soal berbasis olimpiade dan pembahasan strategi penyelesaian.
Guru pembimbing menyampaikan bahwa bimbingan dilakukan secara intensif dan bertahap, dimulai dari penguatan konsep dasar hingga pembahasan soal tingkat lanjut. Siswa juga dibiasakan melakukan diskusi dan presentasi solusi untuk melatih cara berpikir sistematis dan ilmiah.
Selain bimbingan materi, dilaksanakan pula seleksi internal untuk menentukan siswa yang akan mewakili madrasah pada ajang OSN Fisika. Seleksi dilakukan melalui tes tertulis dan uji kemampuan pemecahan masalah. Dari hasil seleksi tersebut akan dipilih beberapa siswa dengan nilai dan performa terbaik.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka berharap dapat lolos seleksi dan membawa nama baik MAN 3 Bantul di ajang kompetisi sains. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan prestasi akademik dan budaya riset di kalangan siswa.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
