MAN 4 Bantul Gelar 17 Khataman Al-Quran di Harlah ke-57
Sekolah | 2026-01-15 19:52:38
Bantul (MAN 4 Bantul)— Sebagai wujud rasa syukur atas Hari Lahir (Harlah) ke-57, seluruh civitas akademika MAN 4 Bantul melaksanakan muqaddaman Al-Qur’an dengan menuntaskan 17 kali khataman secara serentak pada Kamis (15/01/2026). Kegiatan yang berlangsung khusyuk di halaman MAN 4 Bantul ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X, XI, dan XII, seluruh guru dan karyawan, serta komite MAN 4 Bantul.
Muqaddaman tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan harlah yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan. Sejak pagi, halaman madrasah dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibaca serempak oleh seluruh peserta. Setiap siswa mendapatkan satu juz sesuai dengan nomor absen masing-masing, sehingga pelaksanaan khataman dapat berjalan tertib, teratur, dan selesai secara bersama-sama.
Kegiatan muqaddaman ini dipimpin oleh Muhammad Badruddin, guru MAN 4 Bantul, yang mengoordinasikan jalannya pembagian juz serta memastikan seluruh peserta menggunakan Al-Qur’an fisik, bukan dari gawai. Hal ini dilakukan untuk menjaga adab, kekhusyukan, dan kekhidmatan selama pembacaan Al-Qur’an berlangsung.
Muhammad Badruddin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar. “Alhamdulillah, muqaddaman dalam rangka harlah ke-57 MAN 4 Bantul dapat terlaksana dengan tertib dan khusyuk. Pembagian satu siswa satu juz sesuai nomor absen membuat kegiatan ini berjalan rapi, dan kami sengaja menggunakan Al-Qur’an fisik agar suasana membaca lebih fokus dan penuh adab,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa muqaddaman ini tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas usia MAN 4 Bantul yang ke-57, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan kecintaan seluruh civitas akademika terhadap Al-Qur’an. Kegiatan ini diharapkan membawa keberkahan bagi madrasah serta menguatkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari warga MAN 4 Bantul. (lel)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
