Gita Ceria Gempita, Bukti Pendidikan Usia Dini Mampu Melahirkan Prestasi Nyata
Lomba | 2026-01-08 10:15:15Pendidikan anak usia dini kerap dipersepsikan sebatas ruang bermain dan pengenalan dasar. Namun, anggapan tersebut terpatahkan oleh kiprah Unit Drumband Gita Ceria Gempita dari TK ABA Gumawang, Wiradesa, yang kembali menorehkan prestasi membanggakan di awal tahun 2026.
Dalam ajang CresTPaC 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu, 3 Januari 2026, di SD Muhammadiyah Paesan, Kedungwuni, TK ABA Gumawang berhasil membawa pulang dua trofi sekaligus, yakni Juara 2 Lomba Drumband dan Juara 2 Lomba Pildacil. Prestasi Pildacil tersebut dipersembahkan oleh ananda Shafana Elshanum, yang tampil percaya diri dan komunikatif di hadapan dewan juri.
CresTPaC 2026 merupakan kompetisi yang mempertandingkan lima cabang lomba, meliputi Tahfidz, Drumband, Pildacil, Mendongeng Jawa, serta Bernyanyi Duet Ibu dan Anak. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat dan kreativitas, tetapi juga berfungsi sebagai sarana promosi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi sekolah penyelenggara.
Di tengah semarak kompetisi, penampilan Gita Ceria Gempita mencuri perhatian. Kekompakan barisan, ketepatan ritme, serta ekspresi ceria para pemain menunjukkan bahwa pembinaan seni di tingkat taman kanak-kanak dapat dilakukan secara serius tanpa menghilangkan unsur kegembiraan anak.
Capaian ini menjadi refleksi bahwa pendidikan anak usia dini sejatinya tidak hanya menyiapkan kemampuan akademik dasar, tetapi juga membangun karakter disiplin, kerja sama, dan keberanian tampil. Proses latihan drumband, misalnya, menuntut konsistensi, kesabaran, dan kemampuan mengikuti instruksi—nilai-nilai yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak.
Kepala TK ABA Gumawang menyampaikan apresiasi atas dedikasi para siswa serta dukungan orang tua yang terus membersamai proses pembinaan.
“Prestasi ini merupakan buah dari disiplin dan kerja keras anak-anak dalam berlatih. Kami bangga Gita Ceria Gempita dan ananda Shafana mampu tampil impresif di tingkat daerah. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas pendidikan dan kreativitas di sekolah,” ungkapnya.
Prestasi di CresTPaC 2026 ini juga memperpanjang rekam jejak konsistensi Gita Ceria Gempita. Sepanjang tahun 2025, unit drumband ini tercatat menyabet sejumlah gelar prestisius, di antaranya Juara Kejuaraan Drumband Walikota Cup 2025 di Pantai Pasir Kencana serta Juara Piala Bergilir Walikota Cup 2025 yang digelar di Mall Ramayana.
Rangkaian pencapaian tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan tidak diraih secara instan. Ada proses panjang berupa latihan terstruktur, pendampingan guru, serta sinergi dengan orang tua. Inilah contoh konkret bagaimana ekosistem pendidikan yang sehat mampu melahirkan prestasi berkelanjutan.
Lebih dari sekadar piala dan piagam, keberhasilan Gita Ceria Gempita merupakan investasi karakter jangka panjang. Anak-anak belajar bahwa usaha, disiplin, dan kebersamaan akan membuahkan hasil. Nilai-nilai inilah yang kelak akan mereka bawa dalam jenjang pendidikan berikutnya.
Dengan torehan prestasi yang diraih secara beruntun, TK ABA Gumawang kini diakui sebagai salah satu unit drumband taman kanak-kanak yang patut diperhitungkan di wilayah Pekalongan dan sekitarnya. Sebuah bukti bahwa pendidikan usia dini, ketika dikelola dengan serius dan penuh dedikasi, mampu melahirkan generasi yang tidak hanya ceria, tetapi juga berprestasi.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
