Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Handika Fahrur

Pendidikan dan Literasi Kewarganegaraan sebagai Pondasi Karakter Bangsa

Pendidikan dan Literasi | 2025-12-21 18:23:48

Pendidikan dan literasi kewarganegaraan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda Indonesia. Melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), peserta didik diarahkan untuk memahami nilai-nilai dasar kebangsaan yang bersumber dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pendidikan kewarganegaraan bertujuan menanamkan sikap tanggung jawab, toleransi, dan cinta tanah air. Nilai-nilai tersebut diperlukan agar generasi muda mampu hidup berdampingan dalam masyarakat yang beragam. Dengan pemahaman yang baik, peserta didik diharapkan dapat bersikap adil, menghargai perbedaan, dan menjaga persatuan bangsa.

Selain pendidikan, literasi kewarganegaraan memiliki peran strategis di era digital. Arus informasi yang cepat menuntut kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas kebenarannya. Literasi membantu generasi muda memahami informasi secara bijak serta bertindak sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku.

PPKn juga memberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban warga negara. Kesadaran akan hak dan kewajiban ini penting untuk menumbuhkan sikap disiplin dan taat hukum dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, tercipta lingkungan sosial yang tertib dan harmonis.

Melalui pendidikan dan literasi kewarganegaraan, generasi muda diharapkan mampu berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan demokrasi. Sikap saling menghargai pendapat dan mengutamakan musyawarah menjadi bagian dari penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, pendidikan dan literasi kewarganegaraan bukan hanya sebatas pembelajaran di kelas, tetapi menjadi bekal penting dalam membentuk warga negara yang beretika, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran berbangsa serta bernegara.

Handika Fahrur – Mahasiswa

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Terpopuler di

 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image