Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Dr. Heru Siswanto, M.Pd.I

Mengenal Puasa Rajab

Agama | 2025-12-21 12:40:37
Foto: Kaligrafi Rajab/Sumber: Islam Nusantara

Puasa Rajab?

Oleh: Dr. Heru Siswanto, M.Pd.I*

Puasa Rajab merupakan puasa sunnah yang sering dikerjakan umat Islam ketika memasuki bulan Rajab. Keberadaan bulan ini menjadi salah satu dari empat bulan mulia dalam kalender Hijriah. Meskipun puasa Rajab ini tidak bersifat wajib, namun diyakini memiliki keutamaan tersendiri sebagai sarana kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Terkait akan hal itu, ada suatu riwayat dari Abdullah bin Sa'id dari ayahnya, berupa Hadits Marfu' sebagaimana berikut ini:

وَرُوِيَ عَنْ عَبْدِ الله بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ يَرْفَعُهُ؛

مَنْ صَامَ يَوْمًا مِنْ رَجَبَ كَانَ كَصِيَامِ سَنَةٍ

وَمَنْ صَامَ سَبْعَةَ أَيَامٍ غُلِّقَتْ عَنْهُ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ

وَمَنْ صَامَ ثَمَانِيَةَ أَيَّامٍ فُتِحَتْ لَهُ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ

وَمَنْ صَامَ عَشْرَةَ أَيَّامٍ لَنْ يَسْأَلَ اللهَ شَيْئًا إلَّا أَعْطَاهُ إيَّاهُ

وَمَنْ صَامَ خَمْسَةَ عَشَرَ يَوْمًا نَادَى مُنَادٍ مِنْ السَّمَاءِ قَدْ غُفِرَ لَكَ مَا سَلَفَ

فَاسْتَأْنِفِ الْعَمَلَ وَقَدْ بَدَّلَتْ سَيِّئَاتُكَ حَسَنَاتٍ، وَمَنْ زَادَ زَادَهُ اللهُ

- Barangsiapa puasa satu hari di bulan Rajab, pahalanya seperti puasa setahun.

- Barangsiapa puasa 7 hari, maka 7 pintu neraka ditutup.

- Barangsiapa puasa 8 hari, maka 8 pintu surga dibuka.

- Barangsiapa puasa 10 hari, tidak ada permintaan kecuali Allah akan memberinya.

- Barangsiapa puasa 15 hari, maka Malaikat akan berseru dari langit; Sungguh telah diampuni dosa-dosamu yang telah lalu.

Maka mulailah beramal, karena sesungguhnya (Allah) telah mengganti keburukan-keburukanmu menjadi kebaikan-kebaikan. Dan barangsiapa yang menambah (amalnya), maka Allah akan menambah (pahalanya) baginya.

Sebagai catatan kita bersama, lalu bagiamana jika hadits-hadits keutamaan puasa Rajab itu dhoif?

وَقَدْ تَقَرَّرَ أَنَّ الْحَدِيثَ الضَّعِيفَ وَالْمُرْسَلَ وَالْمُنْقَطِعَ وَالْمُعْضَلَ، وَالْمَوْقُوفَ يُعْمَلُ بِهَا فِي فَضَائِلِ الْأَعْمَالِ إجْمَاعًا وَلَا شَكَّ أَنَّ صَوْمَ رَجَبَ مِنْ فَضَائِلِ الْأَعْمَالِ فَيَكْتَفَى فِيهِ بِالْأَحَادِيثِ الضَّعِيفَةِ وَنَحْوِهَا وَلَا يُنْكَرُ ذَلِكَ إلَّا جَاهِلٌ مَغْرُورٌ

Telah ditetapkan bahwa hadits dha'if, mursal, munqati', mu'dal, dan mauquf dapat diamalkan dalam fadhoilul a'mal berdasarkan ijma'.

Tidak diragukan, bahwa puasa Rajab termasuk fadhoil a'mal, sehingga hadits dha'if dan semisalnya sudah cukup.

Bahkan dalam hal ini, Imam Ibnu Hajar Al Haitami memberikan penegasan : "Orang yg mengingkari puasa Rajab hanyalah orang bodoh yang tertipu oleh pemikirannya sendiri."

Untuk itu harapan kita bersama, semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan perlindungan kepada kita semua. Serta kita selalu diberikan kebaikan dan kemudahan dalam segala hal urusan dunia dan akhirat. Aamiin....

*Ketua Program Studi dan Dosen PAI-BSI (Pendidikan Agama Islam-Berbasis Studi Interdisipliner) Pascasarjana IAI Al-Khoziny Sidoarjo; Dosen PAI Poltek Pelayaran Surabaya; Dosen Aswaja UNUSIDA Sidoarjo; Pengurus Lembaga Takmir Masjid PCNU Sidoarjo; Ketua Lembaga Dakwah MWCNU Krembung.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image