Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Tri Muryati

Kerik Badan: Teknik Tradisional yang Tetap Efektif di Era Modern

Info Sehat | 2025-12-18 11:46:31

Kerik Badan: Teknik Tradisional yang Tetap Efektif di Era Modern

Kerik badan adalah teknik pengobatan tradisional yang dilakukan dengan menggesek permukaan kulit menggunakan alat tertentu umumnya koin, sendok, atau alat khusus yang diberi pelumas seperti minyak atau balsam. Gerakan menggesek dilakukan mengikuti arah otot dan aliran darah untuk membantu melancarkan peredaran, mengendurkan otot tegang, serta meredakan berbagai keluhan tubuh.

Meskipun tampak sederhana, teknik kerik memiliki dasar filosofi yang kuat. Dalam konsep tradisional, kerik membantu mengeluarkan “angin” yang terperangkap di dalam tubuh, yang dipercaya menjadi penyebab masuk angin, pegal, atau rasa tidak enak badan. Sementara dalam pendekatan modern, gesekan pada kulit menstimulasi aliran darah, mengurangi ketegangan jaringan, dan merangsang proses penyembuhan alami tubuh.

Manfaat Kerik Bagi Kesehatan

Walau sering dianggap sebagai metode tradisional rumahan, kerik badan menyimpan banyak manfaat fisiologis. Beberapa manfaat yang umum dirasakan antara lain:

1. Melancarkan Peredaran Darah

Gesekan saat kerik meningkatkan aliran darah ke area yang dikerik. Peningkatan sirkulasi ini membantu membawa lebih banyak oksigen dan nutrisi ke jaringan otot sehingga proses pemulihan berlangsung lebih cepat.

2. Mengurangi Tegang Otot dan Nyeri

Bagi yang sering merasa pegal, terutama setelah aktivitas berat atau duduk terlalu lama, kerik badan dapat membantu melepaskan ketegangan pada otot. Efek hangat dari gesekan juga memberikan relaksasi instan.

3. Meredakan Gejala Masuk Angin

Ini adalah alasan paling umum seseorang melakukan kerik. Sensasi hangat dan peningkatan aliran darah membuat tubuh terasa lebih ringan, mengurangi kembung, pusing, hingga meriang.

4. Membantu Mengurangi Stres

Tekanan ringan dan ritme gerakan saat kerik dapat memberikan sensasi terapi yang membuat tubuh dan pikiran lebih rileks. Maka dari itu kerik badan masih eksis hingga sekarang.

5. Detoksifikasi Alami

Gesekan pada kulit merangsang pembukaan pori, yang dipercaya membantu tubuh melepaskan racun melalui keringat. Meski istilah “detoks” sering ditafsirkan bebas, stimulasi peredaran darah jelas membantu fungsi organ lebih optimal.

Kerik dalam Pengobatan Modern

Dalam dunia pengobatan modern, kerik memiliki kemiripan dengan gua sha yang banyak digunakan dalam terapi TCM (Traditional Chinese Medicine). Studi-studi ilmiah menunjukkan bahwa teknik gesekan pada kulit dapat:

  • Meningkatkan microcirculation
  • Meningkatkan respons imun lokal
  • Mengurangi inflamasi
  • Mengaktifkan jalur penyembuhan alami tubuh

Studi lain juga menunjukkan bahwa terapi seperti ini memberikan efek serupa dengan terapi jaringan lunak pada fisioterapi. Tidak heran praktik kerik kini banyak digunakan tidak hanya secara tradisional, tetapi juga di spa, klinik terapi alternatif, hingga pusat kebugaran modern.

Cara Kerja Kerik Badan Secara Fisiologis

Saat kulit digesek, pembuluh kapiler superficial mengalami ekspansi dan sebagian bisa pecah. Ini bukan berarti kerusakan berbahaya, melainkan sinyal bagi tubuh untuk meningkatkan perbaikan jaringan. Reaksi ini memicu:

  • Aliran darah yang lebih cepat
  • Pelepasan hormon endorfin (peredam rasa sakit alami)
  • Relaksasi jaringan otot
  • Peningkatan metabolisme sel
  • Perbaikan mobilitas area yang tegang

Inilah alasan mengapa setelah kerik, bekas garis merah yang muncul justru menjadi tanda bahwa area tersebut mengalami stagnasi yang kini telah “dibuka”.

Kapan Sebaiknya Melakukan Kerik?

Jika Kamu ingin melakukan kerik badan maka harus memperhatikan beberapa kondisi, maka dari itu ketahui kapan sebaiknya melakukan kerik badan di bawah ini:

  • Tubuh terasa pegal atau tegang
  • Merasa masuk angin
  • Merasa kedinginan atau meriang
  • Terlalu banyak aktivitas fisik
  • Badan terasa berat atau les

Kerik badan memang pengobatan yang sering diandalkan, namun ada beberapa kondisi yang tidak disarankan melakukan kerik, seperti:

  • Sedang demam tinggi
  • Kulit luka atau iritasi
  • Gangguan pembekuan darah
  • Hamil (tertentu area tidak boleh)
  • Baru selesai operasi

Jika ragu, maka sebaiknya konsultasi dengan dokter atau terapis yang sudah berpengalaman.

Mengapa Kerik Tetap Populer di Era Modern?

Di tengah maraknya layanan terapi modern seperti pijat spa, fisioterapi, hingga perawatan berbasis teknologi, kerik tetap diminati karena:

  1. Murah dan mudah dilakukan
  2. Efeknya cepat terasa
  3. Menghadirkan rasa nostalgia dan kenyamanan tradisional
  4. Cocok dipadukan dengan teknik modern seperti pijat refleksi dan relaksasi
  5. Aman jika dilakukan dengan teknik dan alat yang tepat

Banyak spa dan pusat terapi kini memasukkan kerik sebagai bagian dari paket perawatan, menunjukkan bahwa teknik ini tidak hanya bertahan, tetapi berkembang menyesuaikan kebutuhan zaman.

18 Desember 2025

Griya Sehat Dzikrusy Syifa, (Kontak 081234362470)

Melayani :

ü Pijat Relaksasi

ü Totok Wajah

ü Kerik

ü Lulur

ü Creambath

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image