Kasus Jule Daehoon: Drama Personal atau Cermin Sosial?
Eduaksi | 2025-11-26 08:29:33
Kasus Jule dan Daehoon tuh sebenernya bukan cuma drama hubungan doang, tapi cerminan banget soal gimana masyarakat ngatur cara orang bersikap. Dari kacamata sosiologi, hubungan mereka jadi contoh kecil gimana struktur sosial masih ngaruh ke kehidupan pribadi seseorang.
Pertama, dari sisi kelas sosial, Jule dan Daehoon punya background beda jauh. Daehoon dapet banyak privilege karena hidupnya lebih mapan, sedangkan Jule harus effort lebih buat dapetin pengakuan. Perbedaan ini ngaruh ke cara mereka diperlakuin dan cara mereka ngejalanin hubungan.
Terus ada norma sosial yang bikin hidup makin ribet. Masyarakat sering banget ngasih ekspektasi beda ke tiap orang. Jule mungkin dituntut buat lebih sabar atau nurut, sementara Daehoon lebih bebas berekspresi. Padahal, ekspektasi semacem itu sering bikin hubungan nggak seimbang.
Dari sisi gender juga ada pengaruhnya. Jule kebayang banget terjebak dalam standar tradisional tentang cewek baik-baik, sementara Daehoon bisa lebih leluasa. Ini nunjukin gimana identitas sosial kadang ngerem identitas pribadi seseorang.
Jadi, kalo diliat dari perspektif sosiologi, drama Jule dan Daehoon lebih dari sekadar cinta-cintaan. Mereka ngegambarin realita tentang ketidaksetaraan, label sosial, dan tekanan budaya yang masih kuat banget. Intinya sih hubungan mereka jadi reminder kalo masyarakat punya power gede dalam ngebentuk cara kita mikir, ngerasa, dan ngejalanin hidup.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
