Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image shabrina putri

Gracilaria Lifestyle: Budidaya Laut Ramah Lingkungan untuk Gen Z

Info Terkini | 2025-11-12 14:04:04

Gracilaria Lifestyle: Budidaya Laut Ramah Lingkungan untuk Gen Z

Halah, paling cuma mancing. Ngapain kuliah belajar ikan?” Kalimat seperti ini sering terdengar ketika membahas Prodi Akuakultur, sebuah jurusan yang masih kerap diremehkan. Padahal, di balik anggapan itu, tersimpan bidang yang sangat strategis untuk menjaga laut, ketahanan pangan, dan inovasi generasi muda.

Salah satu contohnya adalah “Gracilaria” jenis rumput laut merah yang punya potensi luar biasa. Gracilaria tidak hanya bisa dijadikan bahan makanan, tapi juga bahan baku agar-agar, kosmetik, biofuel, dan produk industri lainnya. Budidaya Gracilaria termasuk ramah lingkungan, membantu menjaga ekosistem laut, menyerap karbon, dan menjadi alternatif ekonomi biru yang berkelanjutan.

Bagi Gen Z, ini adalah peluang emas. Dengan memilih Prodi Akuakultur, mahasiswa tidak hanya belajar soal ikan atau tambak, tapi juga menjadi pionir inovasi perikanan modern. Mereka belajar teknologi budidaya, manajemen kualitas air, hingga memanfaatkan rumput laut seperti Gracilaria untuk menciptakan produk bernilai tinggi.

Ironisnya, banyak yang masih menganggap Prodi Akuakultur sebelah mata. Padahal, lulusan bidang ini memiliki dampak nyata bagi keberlanjutan laut Indonesia dan bisa menjadi agen perubahan di sektor pangan dan lingkungan. Gracilaria adalah bukti nyata bahwa ilmu akuakultur bisa mengubah laut menjadi solusi kreatif bagi generasi muda.

Dengan ilmu yang tepat, teknologi modern, dan kreativitas Gen Z, Gracilaria bisa menjadi simbol gaya hidup ramah lingkungan sekaligus peluang ekonomi baru. Jadi, jangan remehkan mahasiswa akuakultur mereka bukan hanya belajar ikan, tapi membangun masa depan laut dan pangan Indonesia.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image