Melestarikan Budaya Lewat Betawi Online Gallery
UMKM | 2025-07-19 11:47:42
Berjalan 50 meter dari Museum Betawi, Setu Babakan, Jakarta Selatan terlihat sebuah toko yang dipenuhi berbagai oleh-oleh khas Betawi. Oleh-oleh dari khas Betawi itu memenuhi bagian dalam toko hingga teras toko. Saat melihat lebih dekat, terpampang plang “Betawi Online Gallery” beserta ondel-ondel yang menutupi teras toko.
Berawal dari pedagang kaki lima, Betawi Online Gallery dibentuk pada tahun 2016 untuk melestarikan, sekaligus memperkenalkan kebudayaan khas Betawi. Betawi Online Gallery menjual berbagai oleh-oleh khas Betawi dalam bentuk kerajinan, makanan, dan minuman. Tak hanya itu, Betawi Online Gallery juga menjual pakaian adat Betawi, seperti kebaya encim, cukin dan beskap. “Kita itu jualan makanan khas Betawi, seperti telur gabus, terus keripik bawang, akar kelapa, dan kembang goyang, serta ada minuman Betawi itu, bir pletok,” jelas Caca, pegawai gerai Betawi Online Gallery saat diwawancarai pada Minggu (13/7).
Selain itu, Betawi Online Gallery juga menjual ondel-ondel dalam berbagai ukuran, mulai dari berukuran 85 sentimeter hingga 2,5 meter. Ondel-ondel itu dibanderol mulai dari 100 ribu hingga 4 juta rupiah. “Kita menjual ondel-ondel berukuran mainan hingga sedang yang dapat dimasuki anak-anak,” ucap Caca.
Uniknya, Betawi Online Gallery menjual ondel-ondel hasil produksi sendiri. Berbahan fiber dan batik asli, ondel-ondel yang diproduksi Betawi Online Gallery diminati pembeli lokal hingga mancanegara. Melansir Instagram @betawi_online, ondel-ondel yang diproduksi Betawi Online Gallery sudah digunakan oleh sekolah-sekolah di sekitar Jakarta sampai Dinas Kebudayaan Jakarta. “Untuk pembeli mancanegara kita pernah dikunjungi oleh turis dari Cina dan Jepang,” ungkap Caca.
Selama berdiri, Betawi Online Gallery mendapat tantangan dalam pasang surutnya pembeli, terutama di masa modern. Untuk mengatasi hal tersebut, Betawi Online Gallery terus berinovasi dengan aktif mempromosikan produk yang mereka jual lewat media sosial.
Salah satu pengunjung, Al-Farakh Shahibi merasa tertarik dengan produk kerajinan khas Betawi yang dijual di Betawi Online Gallery. Ia merasa produk kerajinan khas Betawi itu jarang ditemukan dan memiliki ciri khas tersendiri. “Betawi Online Gallery menyediakan kerajinan khas Betawi yang mungkin sudah jarang dijual di luar sana,” ujar Shahibi saat diwawancarai pada Minggu (13/7).
Selain itu, Shahibi merasa Betawi Online Gallery berperan dalam pelestarian kebudayaan Betawi lewat produk-produk yang mereka jual. “Menurut saya berdampak banget ya, soalnya anak-anak yang memang suka sama adat Betawi bisa mampir kesini,” pungkas Shahibi.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
