Mahasiswa Sering Bergadang? Jangan Anggap Sepele Dampaknya terhadap Kinerja Otak
Eduaksi | 2025-06-18 20:19:45
Bergadang telah menjadi fenomena umum di kalangan mahasiswa. Alasan yang paling sering muncul antara lain karena menyelesaikan tugas kuliah, mengerjakan pekerjaan sampingan, ikut organisasi, atau sekadar menikmati hiburan malam seperti menonton film dan bermain game. Meski dianggap sebagai bagian dari gaya hidup anak muda, kebiasaan bergadang sebenarnya menyimpan berbagai risiko terhadap kesehata, khususnya kinerja otak.
Tidur bukan hanya sekadar aktivitas untuk mengistrirahatkan tubuh. Selama tidur, otak melakukan proses penting seperti:
-Mengatur Kembali memori dan informasi yang diterima seharian
-Membersihkan limbah otak atau racun metabolic
-Mestabilkan emosi dan meperkuat sistem saraf
Jika waktu tidur ternganggu, maka proses-proses penting ini juga ikut ternganggu. Otak jadi lebih lambat merespons, sulit focus, bahkan rentan terhadap gangguan suasana hati.
Dampak Bergadang terhadap Kinerja Otak Mahasiswa
Dampak nyata dari kebiasaan bergadang yang sering tidak disadari oleh mahasiswa.
1.Konsentrasi Menurun
Mahasiswa yang kurang tidur akan kesulitan untuk focus dalam perkuliahan. Hal ini memengaruhi pemahaman terhadap materi, dan ujung-ujungnya berdampak pana nilai akademik.
2. Daya Ingat Melemah
Otak menyimpan informasi penting saat tidur. Kurang tidur menyebabkan gangguan dalam proses konsolidasi memori, sehingga mahasiswa jadih lebih mudah lupa terhadap hal-hal yang sudah dipelajari.
3.Mood Swing dan Emosi Tidak Stabil
Kurang tidur juga memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. Ini bisa menyebabkan emosi yang tidak stabil, seperti mudah marah, stress, cemas, atau bahkan depresi ringan.
Solusi Gimana Cara Untuk Mengatasi Kebiasaan Bergadang
-Atur waktu dengan lebih disiplin, terutama dalam menyelesaikan tugas
-Hindari konsumsi kafein atau minuman energi di malam hari
-Kurangi pemakaian gadget minimal 1 jam sebelum tidur
-Tidur dan bagun di waktu yang sama setiap hari
-Ciptakan suasana kamar yang nyaman untuk tidut (gela, tenang, dan sejuk)
Kesimpulanya
Bergadang memang terlihat sepele, namun dampaknya sangat besar bagi kesehatan otak dan performa akademik. Sebagai mahasiswa, menjaga kualitas tidur adalah bagian dari investasi jangka Panjang untuk kesehatan, Produktivitas.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
