Dua Dimensi Perjuangan: Persib vs Persela

Image
Hery Wibowo
Olahraga | Friday, 25 Feb 2022, 09:05 WIB

Sepakbola adalah misteri, dan bola itu bundar. Artinya apapun bisa terjadi dalam sepakbola. Insya Allah, malam ini akan tersaji pertandingan menarik antara Persib versus Persela. Kedua tim sama-sama sedang berjuang namun dalam dimensi yang berbeda. Persela sedang berjuang untuk tidak masuk dalam jurang degradasi, agar tidak terlempar ke Liga dua.

Bukan hanya itu, perjuangan Persela nanti malam bisa bertambah berat karena tim ini secara tiba-tiba ditinggalkan oleh sang Pelatih yaitu Jefri Sastra. Sungguh tentunya ini sebuah kehilangan besar bagi tim. Secara psikologis, ada kemungkinan para pemain dan manajemen akan terguncang dengan kepergian pelatih yang dapat dikatakan tanpa angina dan tanpa hujan ini. Namun inilah kompetisi, the show must go on, sehingga Persela, dengan didampingi asisten pelatih, akan harus berjuang menghadapi Persib.

Persib di sisi lain, berada di dimensi perjuangan yang berbeda. Persib, setelah berkali-kali gagal mencapai target juara liga (yang selalu dideklarasikan di awal liga), kali ini sedikit mendapatkan sejumlah keuntungan. Keuntungan Persib yang utama, adalah bahwa seluruh pemain telah bebas Covid, sehingga dapat diturunkan, dan jelas ini memberikan keleluasaan bagi pelatih untuk menentukan formasi.

Kedua, adalah bahwa Persib sedang berada pada level percaya diri tinggi, setelah sebelumnya memenangkan sejumlah pertandingan secara beruntun. Selanjutnya, selain stiker Persib, sejumlah pemain Persib juga sedang ‘aktif’ mencetak gol, baik itu dari gelandang serang maupun penyerang bayangan. Selain itu Persib juga semakin menemukan formasi terbaiknya, seiring sejalan dengan kedalaman terbaiknya.

Sebagai contoh, pada pertandingan ini, Victor Igbonefo dan Marc Klok tidak dapat diturunkan karena akumulasi kartu kuning, namun demikian pemain pelapis dengan tingkat kesiapan bertanding yang hampir sama, telah siap diturunkan yaitu Deddy Kusnandar dan Ahmad Juprianto.

Terkait formasi, Persib tampaknya mulai menikmatik formasi stiker tunggal dengan dua winger sebagai pengumpan bola, serta dua gelandang dan penyerang bayangan sebagai alternatif alur serangan.

Sehingga, tampaknya, publik Indonesia akan kembali disuguhkan pertarungan menarik dari dua dimensi perjuangan yang berbeda. Adu strategi akan menjadi pertaruhan, karena sekali lagi (seperti penulis ungkap di tulisan sebelumnya) level kekuatan dan kapabilitas para pemain, baik asing maupun lokal, berada di level yang hampir sama.

Sehingga, pertarungan sebenarnya adalah kecerdikan pelatih untuk membangun formasi dan menempatkan setiap pemain, dimana mereka dapat memberikan kontribusi terbaiknya. Begitu juga kejelian pelatih, untuk memutuskan siapakah yang akan dijadikan starter, maupun siapakah yang akan dijadikan tenaga baru di babak kedua. Salam Sportivitas!!

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Beriman Kepada Hari Kebangkitan (Yaumul Bats)

Image

Mushola dan Air Bersih untuk Pengungsi Cianjur

Image

Rekomendasi Restoran Ikan Bakar di Kota Malang, Telap88

Image

Peduli Gempa Cianjur, APPGINDO Bantu Warga Kampung Ciseupan

Image

Wisudawan Hafidz Quran 30 Juz UM Metro Terima Hadiah Umroh ke Baitullah

Image

Tanamkan Peduli pada Bumi Murid Lab School PAUD Ikuti Penanaman Sepuluh Juta Pohon

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image