Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Fahad Gibran Al G

Gas Langka, Warga Menjadi Resah

Info Terkini | 2025-02-13 06:52:28
Potret gas melon

Kelangkaan gas LPG 3kg atau yang biasa dipanggil gas melon terjadi di berbagai daerah. Banyak warga yang resah atas kelangkaan tersebut, apa yang membuat hal ini terjadi? Mari kita simak artikel di bawah ini (teasing)Dalam beberapa waktu terakhir, banyak warga yang mengeluh tentang kelangkaan gas melon. Beberapa warga mengaku bahwasanya mereka mengalami kehabisan stok.Dalam beberapa waktu terakhir, banyak warga yang mengeluh tentang kelangkaan gas melon.

Beberapa warga mengaku bahwasanya mereka mengalami kehabisan stok.Kelangkaan ini disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya karna harga asli ke pengecer yang menjadi mahal. Jadi pemerintah membuat peraturan baru bahwa gas dari pangkalan tidak dapat disalurkan ke pengecer atau warung warung.

Salah satu warga Karawang, Rahmawati (43).Mengungkapkan bahwa kelangkaan gas ini di lakukan oleh Mentri ESDM. Bu Rahmawaty juga mengeluh atas peraturan terbaru ini, dikarenakan ia harus pergi ke pangkalan apa bila gas di rumah habis.
"Aturan baru ini terjadi pada tanggal 1 Februari, Di ungkapkan oleh Mentri ESDM. Peraturan ini. Membuat saya resah karena harus pergi ke pangkalan gas, dan itu cape sekali," jawab Bu Rahmawaty.

Tak hanya ibu rumah tangga, namun pedagang-pedagang kecil juga ikut terkena dampaknya. Menanggapi situasi ini pihak Pertamina menyatakan bahwa mereka akan berusaha untuk normal kembali, dan pemerintah daerah juga bekerja sama dengan aparat untuk menormalkan situasi ini (isi berita)Kelangkaan gas LPG 3kg atau yang biasa dipanggil gas melon terjadi di berbagai daerah.

Banyak warga yang resah atas kelangkaan tersebut, apa yang membuat hal ini terjadi? Mari kita simak artikel di bawah ini (teasing)Dalam beberapa waktu terakhir, banyak warga yang mengeluh tentang kelangkaan gas melon. Beberapa warga mengaku bahwasanya mereka mengalami kehabisan stok.Kelangkaan ini disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya karna harga asli ke pengecer yang menjadi mahal. Jadi pemerintah membuat peraturan baru bahwa gas dari pangkalan tidak dapat disalurkan ke pengecer atau warung warung.

Salah satu warga Karawang, Rahmawati (43).Mengungkapkan bahwa kelangkaan gas ini di lakukan oleh Mentri ESDM. Bu Rahmawaty juga mengeluh atas peraturan terbaru ini, dikarenakan ia harus pergi ke pangkalan apa bila gas di rumah habis.
"Aturan baru ini terjadi pada tanggal 1 Februari, Di ungkapkan oleh Mentri ESDM. Peraturan ini. Membuat saya resah karena harus pergi ke pangkalan gas, dan itu cape sekali," jawab Bu Rahmawaty.

Tak hanya ibu rumah tangga, namun pedagang-pedagang kecil juga ikut terkena dampaknya.
Menanggapi situasi ini pihak Pertamina menyatakan bahwa mereka akan berusaha untuk normal kembali, dan pemerintah daerah juga bekerja sama dengan aparat untuk menormalkan situasi ini (isi berita)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image