Semakin Jelas, Begini Kebijakan Baru Penggunaan TPG Kanwil Kemenag DIY

Image
Andrian Eksa
Info Terkini | Monday, 24 Jan 2022, 10:59 WIB

Keprofesionalan seorang guru dalam menjalankan tugas profesinya menjadi hal yang tak dapat ditawar lagi. Guru pun perlu senantiasa melakukan pengembangan diri guna meningkatkan kompetensi. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi meniscayakan guru untuk melakukan pengembangan keprofesian secara berkelanjutan (PKB). Salah satunya adalah dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan organisasi masing-masing.

Guna menunjang keprofesionalannya, guru pun mendapatkan tunjangan dari pemerintah berupa Tunjangan Profesi Guru (TPG). Salah satu tujuannya adalah memberi penghargaan kepada Guru PNS sebagai tenaga profesional dalam melaksanakan sistem pendidikan nasional dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Diperolehnya TPG ini tentu membawa konsekuensi bahwa guru harus bersedia menyisihkan sebagian dari TPG-nya untuk belanja profesi.

Dalam rangka memfasilitasi guru dalam melakukan belanja profesi, Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama D.I. Yogyakarta menggelar zoom meeting Sosialisasi Aplikasi Belanja TPG Madrasah Tahun 2022. Zoom meeting digelar Jumat (22/01/2022).

Peserta dalam kegiatan tersebut adalah para Ketua/Pengurus Pokja (KKG/MGMP/MGBK/KKM/KKRA/Pokjawas) jenjang madrasah/RA dan Admin Kemenag Kabko se-DIY.

Dalam sambutan pembukaannya Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, H. Abd. Suud, S.Ag, M.S.I mengatakan: “Saya sungguh mengapresiasi, kegiatan zoom meeting ini dapat dihadiri oleh sebagian peserta. Meskipun barus saja dibuka zoomnya tetapi pesertanya sudah banyak.”

Lebih lanjut Suud menyampaikan bahwa aplikasi belanja TPG ini, baru satu-satunya karena daerah lain belum ada yang menerapkan. Aplikasi yang disosialisasikan ini merupakan aplikasi belanja TPG yang kedua, sebagai pembaharuan dari aplikasi yang pertama.

Antusiasme peserta terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang muncul. Selaku moderator, Kasi Guru, Edy Purwanto, M.Pd. merangkum jawaban dari beberapa pertanyaan sebagai berikut: aplikasi belanja TPG yang akan digunakan adalah aplikasi terbaru, besar iuran organisasi profesi disepakati oleh masing-masing, kepala tidak lagi menjadi verifikator, setiap akhir tahun aplikasi belanja TPG ini akan dievaluasi, serta pengurus organisasi profesi wajib melaporkan keegiatan PKB yang dilaksanakan kepada Bidang Dikmad Kanwil Kemenag DIY.

Salah satu guru MTsN 9 Bantul peserta sosialisasi ini, Noor Shofiyati menyampaikan: “Aplikasi belanja TPG yang digagas oleh Bidang Dikmad Kanwil Kemenag D.I. Yogyakarta ini sangat membantu guru agar tetap dapat konsisten meningkatkan keprofesional dirinya.” (nsh)

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Guru Bahasa Indonesia MTsN 9 Bantul

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Lapas Muaradua Sosialisasikan Layanan Kunjungan dan Pembinaan dari Pihak Luar Kepada WBP

Image

LP Narkotika Samarinda Hapus Buta Huruf Pada WBP Dengan Belajar Membaca

Image

Jika Belum Mampu Berkurban Setiap Tahun, Berkurbanlah Setiap Minggu

Image

Mengenal Lebih Dekat Tentang Keutamaan Memakmurkan Masjid

Image

Menepis Kerinduan, KYM Menggelar Acara Seseruan

Image

PEMBINAAN JASMANI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEBUGARAN WBP

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image