Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image fairuz rezky

Dua Langkah Menumbuhkan Moral Etika pada Diri Anak

Info Terkini | Saturday, 15 Jan 2022, 14:41 WIB
1. NORMA

NORMA
Yang membedakan manusia dari makhluk hidup lainnya ialah daya pikir, akal dan nalarnya. Hal tersebut menjadikan manusia mampu membedakan antara yang benar dan salah, antara yang baik dan buruk, antara yang halal dan yang haram, antara yang pantas dan yang tidak pantas, antara yang wajar dan yang tidak wajar.

Dengan kata lain, manusia dalam interaksinya dengan manusia lain terikat kepada penerapan norma moral dan etika. Keterikatan tersebut berlaku dalam semua tindakannya.

2. MORAL

MORAL
Moral adalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalam tindakan yang memiliki nilai positif. Moral secara ekplisit adalah hal-hal yang berhubungan dengan proses sosialisasi individu. Tanpa moral, manusia tidak bisa melakukan proses sosialisasi.

 

Nilai-nilai moral dan karakter di Indonesia masih sangat memprihatinkan terutama dalam dunia pendidikan. Masih marak terjadi tindakan kekerasan dan perbuatan asusila seperti, pemerkosaan, tawuran antar pelajar, pelecehan seksual dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, semua orang terutama orang tua, atau orang dewasa kita harus bisa membantu menerapkan moral yang lebih baik kepada semua orang terlebih lagi untuk menanamkan moral kepada pribadi anak kecil. Saya akan memberi sedikit pengetahuan tentang cara mendidik anak untuk menumbuhkan moral yang baik:

1.Tentukan Nilai Moral yang Ingin Ditekankan

Setiap orang tua ingin anaknya jujur, welas asih, baik hati, penuh hormat, bertanggung jawab, dan murah hati. Namun, terlalu banyak nilai moral yang diajarkan dalam satu waktu bisa jadi akan membingungkan Si Kecil dan menyulitkan Moms menentukan cara mendidik anak. Pilihlah satu per satu nilai moral untuk dipelajari anak (si kecil) hingga dia paham betul.

2. Ingatkan Konsekuensi dari Perbuatannya

Berilah penjelasan kepada anak tentang konsekuensi dari perbuatan yang tidak sesuai dengan moral. Ini adalah cara mendidik anak sehingga mereka bisa melihat akibat dari tindakan yang mereka ambil.

Misalnya, jika anak-anak terus-menerus berkelahi dengan teman-teman, perhatikan bahwa suatu hari teman-teman mereka mungkin tidak ingin bermain dengan mereka. Jika anak-anak ketahuan berbohong, kita bisa menjelaskan kepada mereka bahwa orang lain akan meragukan cerita mereka. Jangan lupa, ajarkan mereka juga bahwa moral yang baik juga memiliki konsekuensi yang baik.

Etika

ETIKA
Etika berkaitan dengan norma, kesopanan, dan tingkah laku. Etika termasuk bagian filsafat meliputi hidup baik, seseorang berbuat baik, dan menginginkan hal-hal yang baik dalam hidupnya. Etika adalah konsep tindakan atau perilaku manusia, tentang baik dan buruk. Etika meliputi kebiasaan sopan santun dan moral dalam kehidupan sehari-hari.

Ada banyak sekali manfaat dari etika. Yakni membuat seseorang menjadi memiliki rasa tanggung jawab; dipakai sebagai pedoman; dapat meningkatkan kredibilitas perusahaan dan organisasi; serta menjaga ketertiban dan keteraturan dalam organisasi atau perusahaan. Manfaat lainnya yaitu etika menjadi kontrol sosial; dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Etika ada dalam kehidupan sehari-hari dan dilakukan terus menerus. Perilaku ini dipakai di lingkungan, sekolah, dan di rumah. 

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image