Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Kamaruddin

5 Destinasi Desa Wisata Rekomendasi Sandiaga Uno

Wisata | Tuesday, 11 Jan 2022, 22:48 WIB
Ilustrasi wisata desa Penglipuran, Bali | Foto : Istimewa

Banda Aceh - Indonesia memiliki banyak tempat desa wisata di berbagai daerah yang patut untuk dikunjungi. Masing-masing desa wisata itu memiliki ciri khas keunikan sendiri dari daerahnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, melalui Instagram resminya, Minggu, 9 Januari 2022, mengatakan desa wisata telah terbukti menciptakan banyak peluang usaha dan lapangan kerja baru, seiring dengan semakin masifnya kunjungan ke desa wisata di daerah.

"Inilah bentuk inovasi yang terus kita garap untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat," tulis Sandiaga di caption postingan.

Berikut lima destinasi desa wisata rekomendasi Mas Menteri yang patut kalian kunjungi berdasarkan pantauan di akun Instagram @sandiuno :

1. Desa Wisata Arborek, Raja Ampat, Papua

Desa wisata Arborek, Raja Ampat, Papua | Foto : Istimewa

Desa Wisata Arborek termasuk dalam 50 besar desa terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Desa Wisata yang satu ini menawarkan pemandangan hamparan pasir putih sekaligus keindahan bawah laut yang begitu menawan akan berbagai ragam biota laut, salah satunya adalah Pari Manta.

Untuk wisatawan yang akan menyelam akan ditemani oleh para pemandu lokal yang sudah mendapat pelatihan secara resmi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

2. Desa Wisata Pujon Kidul, Malang, Jawa Timur

Desa Wisata Pujon Kidul | Foto : Istimewa

Di Desa Wisata Pujon Kidul yang terletak di Malang, Jawa Timur ini kita dapat menikmati sunrise yang indah di Bukit Nirwana dan merasakan suasana hangat nan otentik di Kampung Budaya.

Berbagai kegiatan menarik seperti membuat aneka olahan susu di Pawon Ndeso, atau belajar membuat batik tulis, topeng, bermain gamelan, dan belajar tarian tradisional.

3. Desa Wisata Selasari, Pangandaran, Jawa Barat

Desa Wisata Selasari, Pangandaran, Jawa Barat | Foto : Istimewa

Desa Wisata Selasari terletak di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Destinasi ini terkenal dengan wisata berbasis alam dan budaya seperti berpetualang, mengikuti kegiatan river tubing sekaligus menikmati keindahan alam, menjelajahi sungai, berpetualang melintasi jeram, memasuki beberapa gua, dan melintasi air terjun.

4. Desa Wisata Cisande, Sukabumi, Jawa Barat

Desa Wisata Cisande | Foto : Istimewa

Desa Wisata Cisande, Kabupaten Sukabumi, merupakan desa wisata berbasis edukasi peternakan. Desa Wisata Cisande menyuguhkan ragam kegiatan dengan nilai-nilai edukasi peternakan untuk wisatawan, seperti budidaya ikan hias dan lele.

Selain itu, desa ini juga memiliki potensi kegiatan wisata edukasi lainnya seperti menghias layang-layang caping, menanam padi, outbond, panahan, river tubing, camping ground, taman kuliner, dan kita juga dapat melihat langsung produksi kriya seperti sandal jepit, permainan tradisional, anyaman bambu, dan mengikuti kegiatan seru lainnya.

Desa Wisata Cisande sebagai destinasi yang menarik dan berkelanjutan ini memiliki potensi bersaing dengan desa wisata kelas dunia.

5. Desa Penglipuran, Bali

Desa Penglipuran | Foto : Istimewa

Desa Penglipuran adalah desa adat yang menjadi primadona pariwisata di Bali yang dinobatkan menjadi salah satu desa terbersih di dunia serta banyak meraih penghargaan dan prestasi.

Desa Penglipuran merupakan desa adat yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur nenek moyangnya, seperti hutan bambu yang mengelilingi desa ini terus dijaga dan dilestarikan sampai saat ini sebagai bentuk pelestarian warisan dari para leluhur dan wujud nyata dalam menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

Itulah lima destinasi wisata desa rekomendasi Mas Menteri. Pada kolom komentar postingan tersebut, Sandiaga juga meminta pegiat media sosial untuk menyebutkan desa wisata lain yang rekomendasi selain lima yang telah disebutkan.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image