Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Muhammad alief Addzikru

Adat Istiadat Budaya Sunda

Edukasi | 2024-01-10 11:00:52

Oleh : Muhamad Alief Addzikru

Universitas Muhammadiyah Jakarta

Budaya Sunda

Adalah budaya yang ada pada masyarakat sunda. Budaya sunda juga dikenal sebagai budaya yang menjunjung tinggi nilai kesopanan. Pada umumnya karakter masyarakat tersebut ramah tamah, lembut, alus dalam berbicara, dan sangat menghormatii orang tua.

Etos budaya

Budaya sunda adalah budaya tertua di nusantara. Budaya sunda sering dikaitkan sebagai kebudayaan masa kerajaan sunda, Karena ada ajaran dalam budaya sunda tentang jalan keutamaan hidup etos dan watak sunda. Budaya sunda juga salah satu budaya yang menjadi sumber kekayaan yang perlu dilestarikan bagi bangsa Indonesia di dalam perkembangannya, walaupun Sebagian masyarakat sunda beragama islam dan ada juga yang tidak beragama islam tetapi pada dasarnya kehidupan ditunjukan untuk kebaikan dalam masing-masing agama.

Nilai-Nilai Budaya.

Budaya sunda memiliki ciri khas nilai budaya yang membedakanya dari kebudayan lain. Secara umum masyarakat sunda, dikenal sebagai masyarakat yang lembut, religius, sopan dan sangat taat akan agama yang dianut oleh masing-masing masyarakat / Sangat spiritual. Kecendrungan yang tampak itu antara lain: Saling menyempurnakan atau memperbaiki diri (Melalui Pendidikan dan saling berbagi ilmu) dan saling melindungi (Saling menjaga Keselamatan). Selain itu sunda juga memiliki sejumlah nilai-nilai seperti Kesopanan, Rendah hati kepada sesama, Hormat kepada yang lebih tua, yang tua menyayangi yang kecil dan yang kecil menghormati yang tua. Dengan cara itulah mereka mempertahankan upacara upacara adat dan menjaga keseimbangan sosial masyarakat sunda dengan melakukan gotong-royong.

Kesenian

Budaya sunda Memiliki kesenian,diantaranya adalah tarian khas sunda, wayang golek, permainan anak-anak, dan alat music tradisional sunda yang biasanya dimainkan pada pegelaran kesenian.

Tarian Ketuk Tilu

Tarian Ketuk tilu

Berasal Dari nama sebuah instrumen atau alat music tradisional yang disebut ketuk sejumlah 3 buah merupakan tarian dimana biasa dilakukan dalam beberapa upacara adat seperti rasa besyukur dari hasil panen yang dipersembahkan kepada dewa padi sehingga masyarakat menganggap hal ini sebagai pemberi kesuburan.

Wayang Golek

Wayang kulit

Boneka kayu yang Dimainkan Berdasarkan Karakter Tertentu dalam satu cerita pewayangan. Wayang dimainkan oleh seorang dayang yang menguasai Berbagai Karakter Maupun Suara tokoh Yang dimainkan.

Jaipongan

Tari Jaipongan

Pengembangan dan akar dari tarian klasik. Tari jaipong merupakan tarian pergaulan yang menggambarkan kegembiraan dan keceriaan tarian ini biasanya ditampilkan oleh sekelompok penari wanita dengen iringan musik yang rancak dan menghentak. Gerakan Tari jaipong menggabungkan unsur -unsur pencak silat Tari tayub dan Tari ketuk tilu.

Alat Musik Khas sunda

Alat Musik Khas Sunda

Yaitu, angklung, degung, rampak kendang, suling, kacapi, goong, calung, tarawangsa, toleat, tarompet adalah Instrumen musik yang terbuat dari bambu yang unik enak didengar. Angklung juga menjadi salah satu warisan kebudayaan Indonesia.

Hingga sampai saat ini kesenian tersebut mulai menyebar didaerah sumedang lain nya, hingga ke beberapa daerah di bandung timur.

Sebaran Geografis

Secara Geografis, Jawa barat (dengan Banten) adalah tempat lahir dan tumbuhnya kebudyaan sunda, Jawa barat juga merupakan salah satu daerah di kepulauan sunda. Daerah jawa barat sebagai tempat yang dihuni oleh suku sunda, Menghasilkan banyak hal dalam segala aspek Seperti Teknologi, Sistem persaudaraan, Bahasa, kesenian, agama serta ilmu pengetahuan.

Wilayah Geografis Budaya Orang sunda Terdiri dari beberapa aspek.Alam Parahyangan, Di mana tempat tinggalnya hyang atau dewa yang dipercaya bagi Orang sunda, Selain Itu juga Menunjukan keindahan alamnya.

Bumi pasundan, Di mana penduduk Orang Sunda Tinggal Dengan Bahasa, Budaya dan Adatnya yang biasa disebut Sebagai Nyunda.

Tatar Sunda, Di mana Bekas Wilayah kerajaan Sunda yang sekarang berada di provinsi jawa barat, Banten, Jakarta dan bagian barat Jawa tengah.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Terpopuler di

 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image