Apakah Cemburu Bahaya bagi Hubungan Percintaan?
Edukasi | 2023-12-01 19:17:15
Kata cemburu sudah tidak asing lagi dalam sebuah hubungan. Nah cemburu pada umumnya juga sering dikaitkan dengan hubungan percintaan, tetapi tidak hanya itu, cemburu juga bisa dikaitkan dengan hubungan pertemanan ataupun keluarga. Namun dalam hubungan percintaan tidak sedikit pula yang merasa terkekang dalam hubungannya karena mungkin saja pasangannya dengan mudah mengutarakan kecemburuan itu. Ketika pasangan sedang mengalami cemburu yang berlebih maka kita harus meyakinkan bahwa apa yang sedang dia pikirkan itu tidak benar. Lalu dalam hubungan percintaan, komunikasi, ataupun perhatian sangat ngaruh sekali di dalam suatu hubungan. Mari kita simak lebih dalam apa itu hubungan percintaan dan apakah berbahaya cemburu ada didalam suatu hubungan.
Hubungan percintaan merupakan suatu hubungan keadaan dimana laki-laki dan perempuan mempunyai jalinan kasih yang lebih dari sekedar teman, hubungan percintaan bisa terjadi karena memiliki perasaan senang atau cinta dan rasa ingin memiliki. Tetapi hubungan percintaan juga tidak selalu berjalan mulus dan baik-baik saja, pasti ada rintangan tersendiri dalam hubungan masing-masing percintaan tersebut. Salah satunya adalah cemburu yang sudah dijelaskan diatas, sebenarnya tidak hanya cemburu yang menyebabkan terjadinya konflik diantara suatu hubungan, tetapi rata-rata cemburu lah yang selalu menjadi konflik diantara hubungan percintaan. Lalu apasih cemburu itu? Menurut Hupka, Buunk, Falus, Fulgosi, Ortega, Swain, & Tarabrina, cemburu adalah "emotions, cognitions, and behavior assosiated with the appraisal of the threat arising from the potential, actual, or imagined involvement of one's loved one or mate in a relationship with an interloper" (Yulianto, 2010) Cemburu dalam hubungan percintaan merupakan hal yang wajar bagi setiap hubungan, tetapi jika sudah berlebihan bisa berbahaya juga terhadap diri sendiri ataupun hubungan tersebut, bisa saja pasangan yang cemburu berlebihan bisa melakukan hal-hal yang tidak diinginkan seperti bermain tangan, dan mengucapkan kata-kata yang tidak seharusnya diucapkan.
Cemburu yang berlebih juga bisa menyebabkan dampak yang negatif yang bisa membuat hubungan itu akan berakhir. Orang yang cemburu akan lebih emosi, berpikir yang tidak baik terhadap pasangannya, bahkan bisa membuat orang tersebut banyak pikiran dan stress. Tetapi ada efek yang positif dari cemburu yaitu membuat jalinan menjadi lebih dekat, membuat diri kita ataupun pasangan menjadi lebih saling sayang karena dengan adanya cemburu kita berpikir bahwa pasangan sangat amat takut kehilangan. Orang yang cemburu pasti mempunyai alasan tersendiri, contohnya seperti ketika seorang perempuan cemburu melihat pasangannya bermain atau berinteraksi kepada perempuan lain. Tetapi, menurut Yulianto 2002 (Yulianto, 2009) dalam penelitian lain, perempuan cenderung cemburu apabila pihak ketiga merupakan mantan pacar pasangannya, sedangkan laki-laki cenderung cemburu apabila pasangannya dekat dengan laki-laki lain. Jadi didalam cemburu ada banyak konflik yang berbeda dan mungkin cara menyelesaikannya juga dengan cara yang berbeda. Menurut Perry-Paldi et al (Fernandez et al., 2023) jika ingin hubungan percintaan menjadi romantis harus memiliki keterikatan dengan pasangan lebih dekat lagi dan harus dipengaruhi oleh faktor individu.
Lalu bagaimana sih jika hubungan tetap tidak romantis dan perasaan cemburu itu tidak hilang? Ada beberapa cara untuk mengatasi cemburu jika memang cemburu itu masi bisa untuk diatasi yaitu dengan cara membangun komunikasi yang sehat dengan orang yang dicemburui, sehingga dengan begitu hubungan bisa stabil, lalu bisa juga dengan cara mengalihkan perasaan cemas atau cemburu itu dengan hal-hal yang lebih positif contohnya hobi, jika kamu mempunyai hobi melukis, kamu bisa meluapkan emosi atau cemburu itu dengan melukis jadi tidak perlu melampiaskan kepada pasangan.
Jika sudah melakukan beberapa cara diatas untuk mengatasi cemburu tetapi tidak ada yang berubah, maka memang sudah menjadi tabiat pasangan dan hubungan itu sudah tidak sehat.
Jadi kesimpulannya cemburu itu tidak berbahaya asalkan masih bisa diatasi secara baik-baik, tetapi akan berbahaya jika salah satu dari pasangan tersebut bermain tangan, karena itu sudah termasuk tindak kekerasan dan itu sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Jadi jika dalam hubungan sudah ada tindak kekerasan maka tidak usah dilanjut lagi. Memang menghadapi pasangan yang cemburuan tidaklah gampang perlu kesabaran dan komunikasi yang kuat, dan pada akhirnya agar hubungan terjaga harus didasari dengan kepercayaan, dan saling pengertian.
Daftar Pustaka
Afifah, N. mahardini. (2020, October 15). Apa itu cemburu? Kompas.Com . https://health.kompas.com/read/2020/10/15/210300268/apa-itu-cemburu-?page=all
Fernandez, A. M., Barbato, M. T., Cordero, B., & Acevedo, Y. (2023). What’s love got to do with jealousy? Frontiers in Psychology, 14. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1249556
Pawestri, H. S. (2023, November). Arti Cemburu, Batasan Wajarnya, dan Cara Mengatasinya. Hellosehat.Com. https://hellosehat.com/mental/hubungan-harmonis/rasa-cemburu-yang-sehat-dan-tidak/
Yulianto, A. (2009). Cemburu dalam hubungan percintaan . Metamorfosis: Buletin Ilmiah Psikologi , 3(15), 6–11.
Yulianto, A. (2010). Proses cemburu dalam hubungan percintaan . Buletin Ilmiah Psikologi , 4(18), 14–19.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
