Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Mila Sukmawati

Analisis Dampak Pajak Penghasilan Terhadap Pembangunan Ekonomi di Indonesia

Pendidikan dan Literasi | Monday, 20 Nov 2023, 12:26 WIB

google.com

Pajak penghasilan merupakan salah satu sumber penerimaan negara terbesar di Indonesia. Pada 2021, pajak penghasilan memberikan kontribusi sekitar 57% dari total penerimaan pajak. Angka ini menunjukkan peranan vital pajak penghasilan bagi APBN Indonesia. Penerimaan dari sektor pajak penghasilan ini selanjutnya digunakan oleh pemerintah untuk membiayai berbagai program strategis dalam rangka pembangunan ekonomi. Seperti pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan, dan transportasi publik yang menjadi pendukung utama kegiatan ekonomi masyarakat. Selain itu, dana pajak penghasilan juga dialokasikan untuk penyediaan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan perumahan bagi masyarakat.

Dari sisi pengembangan sektor strategis, penerimaan pajak penghasilan memungkinkan pemerintah memberikan insentif kepada sektor-sektor unggulan seperti manufaktur, teknologi informasi, dan pariwisata melalui berbagai skema, seperti keringanan pajak untuk industri padat karya. Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing perekonomian domestik. Meskipun demikian, tingginya tarif pajak penghasilan di Indonesia yang mencapai 25% untuk badan usaha dan hingga 30% untuk orang pribadi dinilai masih memberatkan dunia usaha. Tingginya beban pajak berpotensi menghambat investasi, daya saing, serta pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang tepat terkait tarif dan insentif pajak penghasilan agar penerimaan negara tetap terjaga namun iklim usaha tetap kondusif. Misalnya dengan melakukan penyesuaian tarif pajak penghasilan badan secara bertahap dan memberikan insentif pajak bagi investor di sektor prioritas. Reformasi administrasi perpajakan juga krusial untuk meningkatkan kepatuhan pajak dan basis penerimaan. Dengan demikian, sektor perpajakan khususnya pajak penghasilan dapat berperan maksimal dalam mendorong pembangunan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Pajak pembiayaan pembangunan negara Indonesia suatu penerimaan pembiayaan pembangunan pajak dapat mempengaruhi jalannya roda pemerintahan. Karena dengan tinggi tingkat penerimaan pajak yang diterima pemerintah akan memperlancar pemerintah dalam melakukan pembangunan yang merata karena ketersediaan dana yang cukup untuk pembangunan yang merata sehingga roda pemerintahan semakin lancar. pajak keseluruhan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Pada penelitian ini juga meneliti hubungan antara total pendapatan pajak, pajak langsung, tabungan nasional bruto, dan tingkat pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semuanya memiliki koefisien yang signifikan. Disini juga disebutkan bahwa pajak memiliki peran yang sangat penting dalam perencanaan pembangunan. Pajak merupakan sumber daya utama dari pendapatan publik dan menjadikan kebijakan ekonomi yang ada juga bertumpu pada pendapatan pajak dari sebuah negara dalam mengatur dan mengembangkan keunggulan sebuah negara dalam persaingan global. Setiap pemerintah berusaha untuk mendapatkan pendapatan pajak yang besar untuk membiayai seluruh pengeluaran negara sehingga pemerintah tidak perlu meminjam dana dari pihak lain.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image