Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Dedi Riadi

Cara Mengatasi HP Kena Air

How To | 2023-07-20 18:40:29
Tips bagaimana menangani ponsel yang terkena air
Tips bagaimana menangani ponsel yang terkena air

Cara mengatasi HP kena air untuk menyelamatkan ponsel kesayangan Anda dari kerusakan yang lebih parah dan bahkan mati total.

Jika Anda mempunyai ponsel yang basah akibat baru saja kehujanan atau jatuh ke dalam kolam, jangan mengatakan bahwa permainan telah berakhir.

Kami bermaksud untuk meningkatkan kesadaran, bukan tipe membuat statistik, berasumsi 100% bahwa semua orang akan mengalami kepanikan kalau mengalami situasi seperti ini.

Jangan berpikir itu sudah terlambat, tapi paling penting adalah telepon tidak mati saat kontak langsung dengan air. Artinya, mungkin masih bisa diperbaiki.

Namun, prosedur ini hanya bersifat pertolongan pertama dan kamu wajib bertindak lebih cepat agar terhidar dari kerusakan total.

Nah, sebelum melanjutkan, mari kita perjelas dengan beberapa istilah umum seperti ponsel tahan air dan memiliki sertifikasi IP67.

Bahwa debu atau partikel lainnya tidak bisa menembus masuk ke penutup port telepon. Tapi sayangnya, itu hanya dapat bertahan dari perendaman hingga 1 meter selama 30 menit.

Umumnya berlaku pada keadaan khusus, tergantung pada kejernihan dan kedalaman serta durasi waktu terendam.

Semakin lama berada di bawah tekanan, maka potensi air merembes masuk ke dalam komponen perangkat akan semakin kuat. Sehingga, peluangnya sangat tipis untuk diselamatkan.

7 Tips Memperbaiki HP Kena Air

Sekali lagi kami ingatkan bahwa tidak ada jaminan telepon Anda bisa selamat dari masalah air.

Kemungkinan besar hanya memiliki 50% peluang, tetapi setidaknya Anda dapat mencegahnya dari kerusakan yang lebih serius.

Intinya, kamu perlu bertindak cepat dan mengambil langkah yang tepat, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Matikan Segera Ponsel Anda

Ketika perangkat bersentuhan dengan air, ia akan berubah menjadi kryptonite lewat port, jack, atau speaker. Begitu ia masuk mengalir ke dalam sirkuit.

Hasilnya? Membawa arus konduktor yang membuat HP kelebihan muatan energi, menyebabkan korosi, kemudian membakar kumparan dan resistor.

Untuk mencegah konsleting, segera matikan secepat mungkin dengan cara melepas baterai dari slotnya.

Pasalnya, hal ini dapat mencegah hubungan arus pendek yang dapat merusak bagian penting telepon.

Selain itu, usahakan HP dalam posisi tegak, jangan direbahkan. Dimaksudkan supaya mengeluarkan biasan serta mencegahnya menyentuh hardware lain.

2. Lepaskan Komponen Lain

Apa yang dimaksud disini adalah perangkat keras bagian luar, seperti softcase, casing, atau aksesoris lainnya.

Namun, tidak semua model dapat dilakukan, jadi copot bagian yang menurut kamu memungkinkan saja.

Oh iya, jangan lupa keluarkan juga kartu SIM dan microSD Anda dari slotnya.

3. Goyang dan Seka Menggunakan Kain Bertekstur Halus

Cara penanganan HP kena air selanjutnya adalah dengan menggoyangkan telepon untuk menghilangkan air pada bagian jack headphone, port pengisian daya atau di bawah tombol fisik.

Kemudian gunakan kain, kertas atau handuk yang memiliki tekstur halus/lembut, lalu seka hingga kering.

Juga, bersihkan komponen yang sudah dilepas tadi sehingga tak ada genangan yang tersisa.

4. Gunakan Vakum Cleaner

Jika kamu mempunyai Vakum Cleaner, maka alat ini bisa dimanfaatkan untuk menyedot air yang terjebak di sela-sela komponen yang sulit dijangkau.

Vakum Cleaner biasanya mampu memaksimalkan kadar air dalam ponsel agar dapat dikuras sampai habis.

5. Rendam dalam Timbunan Beras

Tips mengatasi HP kena air berikut ini kedengarannya memang agak aneh, tapi bagi sebagian besar kasus, ia cukup ampuh. Bahkan, dikatakan sebagai metode umum oleh banyak orang di luar sana.

Rendam atau masukkan ponsel mu ke dalam kantong plastik berisi beras mentah. Idealnya, biarkan berada di sana selama 48 Jam.

Jangan coba mengeluarkannya, apakah mengecek sudah berfungsi atau belum pada kurun waktu tersebut.

Jika tidak terlalu banyak air yang masuk, maka beras bisa menyerap lebih mudah sehingga membuatnya lebih cepat kering.

6. Periksa dan Hidupkan

Setelah berada di kantong beras selama 2 hari, Sobat bisa langsung mengeluarkannya. Kemudian masukkan baterai dan hidupkan kembali.

Jika tak mau menyala, cobalah untuk di ces, dan kalu tidak mau mengisi kemungkinan baterai telah rusak.

Disarankan, gantilah dengan baterai lain atau berinvestasi menggunakan baterai yang baru.

7. Perhatikan Perkembangannya

Terakhir, seandainya masih bisa dihidupkan dan berfungsi dengan normal, kamu harus memperhatikan kondisinya selama beberapa hari ke depan.

Memantau apakah ada perubahan signifikan terhadap penurunan sumber daya perangkat, seperti speaker, LCD, atau layar sentuh.

Tips Mencegah Kerusakan Fatal

Sering kali kita ceroboh saat mengambil langkah penanganan pertama. Jadi, untuk mengurangi risiko kerusakan fatal, lakukan beberapa tips ini:

  1. HP Jangan langsung dihidupkan, dimaksudkan agar menghindari konsleting arus pendek.
  2. Hindari menekan tombol perangkat keras apa pun seperti: Power, Home, dan Volume.
  3. Tidak boleh mengetuk-ngetuk apalagi sampai meniupnya, karena dapat mengirim air ke bagian internal yang belum tersentuh air.
  4. Jangan memanaskannya, termasuk menggunakan hair dryer atau microwave, dekat kompor, televisi, maupun di bawah sinar matahari langsung. Semua itu bisa memicu komponen menjadi berkarat.

Meskipun pada dasarnya cara tersebut adalah pendekatan yang bermaksud baik dengan asumsi bahwa dia akan cepat merespon. Tetapi, itu salah.

Malah bisa memperburuk keadaan, jadi hindarilah sebisa mungkin.

Penutup

Semua fase penyelamatan di atas tidak sepenuhnya menjamin bahwa ponsel Anda akan kembali normal, namun kita dapat meminimalisir kerusakan yang lebih kompleks.

Adapun, jika Anda ingin melindungi smartphone di masa depan, sebaiknya gunakan casing tahan air atau membungkusnya dengan plastik saat kehujanan.

Semoga, 7 cara mengatasi HP kena air yang kami informasikan kepada Anda ini bermanfaat, terimakasih.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image