Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Nurani Dewi

UMKM, Penggerak Perekonomian Nasional pada Ancaman Resesi Ekonomi

Bisnis | Thursday, 01 Jun 2023, 21:01 WIB
https://pin.it/7yU3XxG

Resesi ekonomi sering kali menjadi momok yang menakutkan bagi perekonomian suatu negara. Seperti halnya Indonesia yang akan menghadapi ancaman resesi ekonomi di tiap tahunnya. Ancaman tersebut dapat menimbulkan dampak yang serius terhadap pertumbuhan dan stabilitas perekonomian suatu negara. Namun, ditengah ketidakpastian dan tekanan ekonomi, terdapat potensi yang dapat dimanfaatkan oleh sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berperan sebagai penggerak perekonomian nasional.

UMKM memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian, menciptakan lapangan kerja, dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan jumlah UMKM di Indonesia saat ini yang mencapai 65,4 juta unit dan telah menyerap 114,7 juta orang atau sekitar 56% dari tenaga kerja di Indonesia, UMKM menawarkan potensi besar untuk menggerakkan pertumbuhan dan menciptakan dampak positif yang signifikan. Data ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam basis ekonomi nasional karena jumlah UMKM yang sangat banyak, terutama usaha mikro, dan tingginya kapasitas penyerapan tenaga kerja.

Salah satu alasan utama mengapa UMKM memiliki potensi dalam menghadapi ancaman resesi adalah fleksibilitas dan ketahanan mereka terhadap kondisi ekonomi yang sulit. UMKM umumnya dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan permintaan pasar dan memiliki kemampuan untuk menyesuaikan strategi bisnis dengan cepat. Dalam situasi resesi, ketahanan ini sangat berharga karena UMKM dapat mengidentifikasi peluang pasar baru dan menyediakan produk atau layanan yang sesuai dengan perubahan kebutuhan konsumen.

Penting bagi kesadaran akan peran UMKM dalam keberlangsungan ekonomi Indonesia untuk diwujudkan dalam kebijakan dan peraturan pemerintah. Hal ini akan membantu meningkatkan peran UMKM dalam pertumbuhan dan perkembangan ekonomi sebagai penggerak perekonomian nasional. Pemerintah dapat bekerja sama dengan sektor swasta dan lembaga keuangan untuk menyediakan pembiayaan yang terjangkau dan mengurangi hambatan akses bagi UMKM. Langkah-langkah seperti dukungan finansial, pelatihan keterampilan, akses ke pasar, dan pemberian insentif fiskal dapat diambil untuk mendorong pertumbuhan UMKM.

Namun, UMKM juga menghadapi beberapa hambatan dalam memainkan peran mereka sebagai penggerak perekonomian nasional. Hambatan-hambatan tersebut meliputi akses terbatas ke pembiayaan, keterbatasan keterampilan, dan kurangnya kemampuan untuk mengadopsi teknologi modern. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah, lembaga keuangan, dan sektor swasta untuk bekerja sama dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM dengan saling berkontribusi dan berevolusi.

Dengan demikian, UMKM memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perekonomian nasional dalam ancaman resesi pada suatu negara. Dengan kemampuan mereka untuk menciptakan lapangan kerja, menyesuaikan strategi bisnis dengan cepat, dan berinovasi dalam menghadapi perubahan pasar, UMKM dapat membantu menghadapi resesi dan membawa pemulihan ekonomi yang berkelanjutan. Dukungan pemerintah dan kolaborasi antara sektor publik dan swasta adalah kunci dalam memanfaatkan potensi UMKM dan memastikan peran mereka sebagai penggerak perekonomian nasional.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image