Resensi Buku SAYANGI DIRIMU, BERHENTILAH MENYENANGKAN SEMUA ORANG

Image
Bimby Ardianti
Gaya Hidup | Sunday, 20 Nov 2022, 20:07 WIB

Identitas Buku

Judul : Sayangi Dirimu,

Berhentilah Menyenangkan Semua Orang

Penulis : Sabrina Ara

Penerbit : Syalmahat Publishing

Edisi : Edisi Reguler

Tahun Terbit : 2021

ISBN : 9786239299583

Tebal : vi + 170 halaman

Ukuran : 14cm x 20cm

Jenis Kertas : Book Paper

Harga : Rp. 45.000

Peresensi Buku : Bimby Ardianti

Isi Resensi

Orang-orang tidak sepatutnya sudah kelewat batas menebarkan luka. Dalam buku ini penulis mengajak pembaca seharusnya menghentikan itu dengan cara menghadapi masalah tersebut. Bila tidak ingin menimbulkan perselisihan, gunakan cara halus baik dengan sikap maupun perbuatan.

Pada buku ini terdapat tips dan trik bagaimana cara menolak permintaan orang lain. Hal pertama adalah membuang rasa takut, mempunyai alasan untuk menolak, menolak dengan cara yang halus, dan katakan tidak lebih awal dengan jelas.

Berusaha terlalu keras untuk menyenangkan semua orang akan sangat melelahkan. Orang-orang akan terus memanfaat orang lain. Sehingga orang lain menjadi tempat bergantung baginya. Semua orang tidak bisa mengubah kebiasaan seseorang untuk berhenti memanfaat orang lain. Tetapi, diri sendirilah yang bisa mengubah kebiasaan untuk bertindak tegas dalam “menolak”. Maka dari itu buku ini cocok untuk untuk melakukan evaluasi diri.

“Orang yang berlebih energi untuk mengurusi hidup orang lain, mungkin saja telah lelah mengurusi masalahnya sendiri yang kelewat rumit.” (Hal: 11)

Ada banyak hal yang semestinya bisa pembaca lakukan, selagi mengurusi hidup orang lain. Bekerja, beribadah, belajar, mengejar cita-cita, menyiapkan masa depan. Seandainya Tuhan pernah menyesal, mungkin Tuhan akan menyesal menciptakan manusia model begini.

Menyia-nyiakan hidupnya, merusak kehidupan orang lain. Tapi ini berbeda dengan peduli dengan orang lain. 2 hal yang sangat berbeda. positif-negatif. Peduli itu, mencari tahu dan ada untuk membantu dan meringankan masalah orang lain. Sikap peduli harus ada dalam diri setiap manusia.

“Masa terbaik dalam hidup seseorang adalah masa ia dapat menggunakan kebebasan yang telah direbutnya sendiri.” (Hal: 53)

Tidak dimungkiri memang ada banyak orang yang memaknai kebebasan sebagai sesuatu yang liar, boleh sesuka hati, tanpa Batasan, antikritik. Sehingga penganut kebebasan semacam ini dapat bertindak kelewat batas; berkata-kata kasar, berkomentar negative, mengolok-olok, body shaming, dll. Dengan dalih kebebasan berpendapat. Padahal, bebas bukannya tanpa batasan.

“Berharap seseorang yang tengah berada di zona nyaman untuk berubah ialah suatu kesia-sian.” (Hal: 72)

Berada di zona nyaman berarti bisa dibilang kita sedang bekerja tanpa resiko besar. Orang yang bekerja di zona nyaman cenderung tidak terlalu takut atau khawatir karena tidak ada risiko dalam pekerjaannya. Alhasil, hasil performa kerja mereka menjadi cenderung stabil dan netral, tanpa peningkatan yang signifikan.

“Hargai usaha Anda, hargai diri Anda. Penghargaan kepada diri sendiri akan membawa Anda menuju disiplin diri.” (Hal: 105)

Pada saat kamu memberikan penghargaan kepada dirimu, maka akan menimbulkan perasaan bahagia. Perasaan ini lah yang dapat meningkatkan motivasi dalam dirimu. Baik itu dalam urusan pekerjaan atau yang lainnya. Sehingga tekanan yang didapatkan pada saat bekerja bisa berubah menjadi sebuah semangat agar bisa menyelesaikannya dengan cepat. Dengan kata lain, ketika kamu selalu memberikan hadiah saat menyelesaikan sebuah pekerjaan yang sulit, maka hal tersebut akan menumbuhkan perasaan senang.

“Sabar bisa saja menyakitkan ddan berat dilakukan. Namun, hanya dengan kesabaran kita bisa mengurangi kadar kesakitatan tersebut pada akhirnya.” (Hal: 127)

Berlaku sabar merupakan suatu hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Meski sangat sulit, bukan berarti sabar tidak bisa dilakukan. Sesulit apapun kita untuk berlaku sabar, menerima kenyataan dengan ikhlas dan senantiasa berpikir tenang, semua itu tetap bisa dilakukan selama yakin bahwa bisa melakukannya. Sadar atau tidak, sabar merupakan suatu hal dan keadaan yang bisa pembaca miliki kapan pun, di manapun dan saat pembaca bersama siapapun.

“Jangan biarkan orang lain menarikmu pada badai kemurungan, bila tanganmu lebih kuat untuk menarik mereka pada kebahagiaan. Namun, bila kau lemah atas keduanya, lepaskan saja dan pergi.” (Hal: 143)

Tergantung pada seberapa dalam rasa sakit yang ditimbulkan, ada kemungkinan bahwa hubungan tersebut tidak dapat diperbaiki. Satusatunya kesempatan untuk memperbaiki apa yang rusak dalam hubungan tersebut apabila jika kamu dan pasangan bersedia menghadapi fakta, mengakui kesalahan dan mau mengubah perilaku. Jika kamu merasa terjebak, terisolasi atau tercekik oleh hubungan tersebut dan merasa tidak mungkin untuk pergi, ini merupakan tanda untuk mengakhirnya dengan segera. Lawan perasaan itu dan bawa diri Kamu ke lingkungan yang sehat dan aman.

“Jika Anda hidup untuk menyenangkan orang lain, semua orang akan mencintai Anda kecuali diri Anda sendiri.” (Hal: 162)

Menyenangkan hati orang lain merupakan tindakan yang mulia dan terpuji. Itu memang perlu dilakukan, tapi menyenangkan orang lain juga harus ada batasannya. Yang menjadi keliru yaitu, terlalu menyenangkan orang lain hingga mengabaikan kebahagiaan diri sendiri.

Keseimbangan dalam hidup juga termasukmenyenangkan diri sendiri. Perbuatan menyenangkan diri bukan merupakan tindakan egois, sebab itu adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan mental. Menyenangkan hati orang lain itu diperbolehkan, asalkan tidak sampai membuat diri merasa tersiksa sendiri. Pembaca dapat mengenal apa saja hal-hal yang dapat mencuri kebahagiaan diri sendiri, seperti keadaan stress yang tidak teratasi, membiarkan iri hati, emosional, berbohong, membandingkan diri dengan orang lain, dan merasa harus perfeksionis.

Kelebihan Buku

Kelebihan buku Sayangi Dirimu, Berhentilah Menyenangkan Semua Orang adalah menyajikan cerita-cerita yang sederhana yang sering pembaca alami dalam keseharian. Kemudian cerita tersebut dikembangkanbagaimana seharusnya pembaca memandang masalah, dan bagaimana cara mengatasi masalah tersebut agar kita tetap bahagia. Setelah tahap memecahkan masalah, penulis memberikan hikmah dan kesimpulan yang dapat dijadikan pelajaran bagi pembacanya.

Kekurangan Buku

Kekurangan buku Sayangi Dirimu, Berhentilah Menyenangkan Semua Orang adalah di setiap cerita yang ada di buku ini, penulis hanya memberikan satu sudut pandangan saja untuk cerita tersebut. Terkadang cerita yang di sampaikan oleh penulis pernah terjadi sama pengalaman pembaca buku dan pembaca belum tentu setuju dengan nasihat yg ada di akhir cerita.

https://penerbityanita.com/wp-content/uploads/2021/04/BUKU-MOTIVASI-SAYANGI-DIRIMU-BERHENTILAH-MENYENANGKAN-SEMUA-ORANG-Front.png
Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Islamofobia dan Wanita-Wanita Muslim

Image

Lapas Narkotika Purwokerto Jalin Kerjasama dengan Kantor Pos Indonesia Cabang Purwokerto

Image

Trash-Talk dalam Dunia Game Online

Image

Kaum Feminisme dalam Cengkraman Patriarki

Image

MAdinah Iman Wisata Serahkan Donasi Bantu Korban Gempa Cianjur

Image

Menebak-nebak Rambut Putih Pak Jokowi, Menggiring atau Memancing?

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image