Anak Muda Jangan Alergi dengan Politik

Image
Hamdani
Politik | Tuesday, 15 Nov 2022, 20:39 WIB
Farid Nyak Umar ST Ketua DPRK Banda Aceh sedang memberikan pendidikan politik bagi generasi muda di Banda Aceh, Selasa, 15/11/2022. Foto Humas DPRK

Banda Aceh - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar menyampaikan generasi muda jangan alergi dengan politik. Pesan tersebut disampaikan Farid Nyak Umar dalam kegiatan sosialisasi pendidikan politik bagi generasi muda dalam rangka menyongsong pemilu dan pilkada serentak 2024 di Kota Banda Aceh, Selasa (15/11/2022).

Farid Nyak Umar menyampaikan bahwa generasi muda juga ikut bertanggung jawab untuk memastikan kepemimpinan di tingkat kota, propinsi dan pusat berjalan dengan baik, sebab mereka memiliki hak dan kewajiban sebagai seorang warga kota dalam setiap proses pembangunan.

Menurut Farid Nyak Umar keterlibatan para milenial dalam politik itu sangat penting untuk mendorong kemajuan bagi suatu daerah khususnya di Kota Banda Aceh, karena itu dia mengajak anak muda agar jangan alergi terhadap politik.

“Karena itu pemerintah perlu memberikan pendidikan atau pemahaman politik yang baik kepada generasi milenial agar mereka mau terlibat aktif dalam politik karena masa depan kota ini sangat tergantung pada pemuda saat ini,” kata Farid di hadapan para peserta.

Kenapa harus pemuda tambah Farid, karena jumlah populasi pemuda sangat besar di kota ini. Dan pendidikan politik berperan penting sebagai media sosialisasi, sehingga pemuda dapat terlibat dan mengawasi jalannya agenda-agenda politik di kota Banda Aceh. Farid berkeyakinan dengan keterlibatan anak muda, maka kualitas demokrasi di ibukota Propinsi Aceh akan semakin meningkat.

Farid berharap lewat kegiatan sosialisasi pendidikan politik yang digelar Badan Kesbangpol Banda Aceh ini, maka para pemuda mengetahui urgensi pemilu serta tahapan-tahapan pemilu 2024, sehingga partisipasi pemilih akan meningkat. Sebab meningkatnya partisipasi pemilih merupakan salah satu indikasi pemilu yang berkualitas.

"Jika para milenial sudah memahami urgensi politik, maka mereka pun akan tergerak untuk berkontribusi dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu hoaks dalam menentukan pilihannya, yang berujung pada meningkatnya partisipasi pemilih," ujar Farid.

Farid menambahkan bahwa tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 mencapai angka 78,76 % dan ini yang tertinggi dalam sejarah kontestasi politik Banda Aceh, melebihi angka partisipasi nasional sebesar 77,5%.

Lebih lanjut politisi PKS itu juga meminta kepada pemerintah agar memberikan ruang kepada para pemuda di kota Banda Aceh untuk terlibat aktif dalam pembangunan kota, sebab anak muda memiliki potensi yang luar biasa.

“Pemerintah juga harus paham dengan karakter anak-anak milenial, sehingga dapat menawarkan program dan kegiatan yang kreatif dan inovatif. Harapannya generasi muda ikut menyukseskan agenda-agenda pemilu di masa yang akan datang,” tutur Ketua DPD PKS Kota Banda Aceh itu.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Suara Rakjat

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Islamofobia dan Wanita-Wanita Muslim

Image

Lapas Narkotika Purwokerto Jalin Kerjasama dengan Kantor Pos Indonesia Cabang Purwokerto

Image

Trash-Talk dalam Dunia Game Online

Image

Kaum Feminisme dalam Cengkraman Patriarki

Image

MAdinah Iman Wisata Serahkan Donasi Bantu Korban Gempa Cianjur

Image

Menebak-nebak Rambut Putih Pak Jokowi, Menggiring atau Memancing?

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image