Pentingnya Perubahan Iklim Dalam Ekonomi Politik Internasional

Image
Nisrina Salsabila
Politik | Tuesday, 15 Nov 2022, 10:49 WIB

Permasalahan iklim global turut menjadi perbincangan hangat negara di dunia. Hal ini disebabkan karena masalah perubahan iklim merupakan masalah yang penting bagi seluruh dunia karna berkaitan dengan keberlangsungan hidup manusia di masa depan. Masalah tersebut dibutuhkan tanggapan dan tindakan secara serius bagi setiap negara untuk mengurangi dampak langsung dari perubahan iklim. Terjadinya masalah perubahan iklim disebabkan karena peningkatkan emisi gas rumah kaca. Permasalahan tersebut dapat memberikan dampak yang besar terutama bagi negara-negara yang berada di sekitar garis ekuator yang akan terkena langsung dari perubahan iklim. Masalah ini juga akan menjadi bencana yang besar dan merugikan berbagai sektor terutama perekonomian negara yang nanti akan mengalami banyak kerugian dan pengeluaran dalam menanggapi dampak perubahan iklim.

Masalah perubahan iklim sudah menjadi agenda lama negara maju untuk mengajak negaranegara berkembang berkontribusi dalam menanggani perubahan iklim. Hal ini terlihat melalui organisasi internasional United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), negara-negara yang terdaftar di dalam PBB mengikut sertakan dirinya ke dalam Conference of The Parties ( COP ) yang bertujuan untuk berdiskusi dan memberikan keputusan terhadap penanganan iklim global.

Teori Konstruksi dalam pandanganya terkait perubahan iklim, setiap negara wajib melibatkan dirinya ke dalam masalah perubahan iklim. Permasalahan tersebut penting untuk ditanggapi sejak dini karena yang akan terkena dampak dari masalah tersebut bukan hanya negara maju tetapi negara berkembang juga akan merasakan langsung terutama negara yang berada di sekitar garis ekuator. Dampak ini akan merugikan berbagai sektor seperti ekonomi, sosial, perikanan, pertanian. Negara di sekitar ekuator akan menghadapi bencana El Nino Southern Oscillation ( ENSO ) yang dimana dampak El nino dan La nina menyebabkan bencana kekeringan dan kebanjiran skala besar. Melihat dampak tersebut rentan terhadap negara berkembang, mereka tidak mempunyai kesiapan yang cukup memadai untuk dapat mengatasi dampak yang diberikan oleh perubahan iklim. Hal ini dilihat pendapatan ekonomi negara berkembang masih sangat jauh dengan negara maju dan secara teknologi masih jauh tertinggal dengan negara maju.

Melihat dari sisi keamanan, perubahan iklim secara tidak langsung akan menyebabkan banyak masalah yang dapat berpotensi menimbulkan ketidakstabilan global akibat kelaparan, kemiskinan, dan pengangguran. Negara akan mengalami kekurangan makanan dan air bersih, masyarakat akan terjangkit penyakit menular, serta bencana alam yang lebih parah hingga menimbulkan konflik horizontal maupun vertikal. Meningkatnya bencana hidrometeorologi dapat secara nyata mempengaruhi perubahan curah hujan dan cuaca yang tidak stabil. Kondisi tersebut dapat meningkatkan beban ekonomi domestik masyarakat dan penurunan stabilitas perekonomian negara.

Perubahan iklim merupakan ancaman yang akan terus berkembang dan bersifat multidimensional karena banyak aktor negara melalui implementasi sistem energi, transportasi, dan penggunaan sumber daya manusia. Negara maju merupakan salah satu negara yang secara besar penghasilkan emisi karbon. Dalam menghadapi bencana alam yang disebabkan oleh perubahan iklim, negara maju sudah seharusnya dapat menyadari sikap yang adil dengan menjalankan kerja sama internasional dalam rangka mengatasi perubahan iklim.

Dalam memahami potensi dampak dari perubahan iklim, negara di dunia harus berupaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Negara harus saling bekerja sama dan saling mendukung tindakan yang dapat mengurangi dampak perubahan iklim. Negara dapat mengambil langkah sekaligus melibatkan masyarakatnya dalam konservasi dan penanaman kawasan hutan, pengunaan teknologi hemat energi, dan eksplorasi sumber energi terbarukan.

Tindakan yang diambil negara dalam mengurangi dampak dari perubahan iklim merupakan wujud kepedulian terhadap iklim global maupun kesadaran dalam menjaga lingkungan. Jika hal tersebut dapat dijalankan secara baik oleh negara maupun organisasi internasional, maka dampak dari perubahan iklim akan mengalami pengurangan. Kerja sama internasional dalam menanggulangi dampak perubahan iklim harus terus diupayakan, negara harus bersedia bekerja sama dalam memecahkan permasalahan iklim.

Dalam implementasi kerja sama internasional dalam penanggulangan perubahan iklim akan menghadapi tantangan yang berupa hubungan antarnegara yang tidak harmonis karena masih terikat oleh sejarah konflik internasional. Hal ini membuat kerja sama internasional sulit untuk diciptakan dan diperlukan ketersediaan negara tunggal yang memiliki kekuatan penuh untuk mendorong kerja sama tersebut menjadi lebih baik saat dilakukannya.

Permasalahan perubahan iklim merupakan masalah penting bagi seluruh negara di dunia. Masalah tersebut dapat berpotensi menjadi ancaman bagi keberlangsungan hidup manusia. . Terjadinya masalah perubahan iklim disebabkan karena peningkatkan emisi gas rumah kaca. Permasalahan tersebut dapat memberikan dampak yang besar terutama bagi negara-negara yang berada di sekitar garis ekuator yang akan terkena langsung dari perubahan iklim. Teori Konstruksi dalam pandanganya terkait perubahan iklim, setiap negara wajib melibatkan dirinya ke dalam masalah perubahan iklim. Negara di sekitar ekuator akan menghadapi bencana El Nino Southern Oscillation ( ENSO ) yang dimana dampak El nino dan La nina menyebabkan bencana kekeringan dan kebanjiran skala besar.

Negara akan mengalami kekurangan makanan dan air bersih, masyarakat akan terjangkit penyakit menular, serta bencana alam yang lebih parah hingga menimbulkan konflik horizontal maupun vertikal. Meningkatnya bencana hidrometeorologi dapat secara nyata mempengaruhi perubahan curah hujan dan cuaca yang tidak stabil. Kondisi tersebut dapat meningkatkan beban ekonomi domestik masyarakat dan penurunan stabilitas perekonomian negara. Dalam memahami potensi dampak dari perubahan iklim, negara di dunia harus berupaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Negara harus saling bekerja sama dan saling mendukung tindakan yang dapat mengurangi dampak perubahan iklim.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

0

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Islamofobia dan Wanita-Wanita Muslim

Image

Lapas Narkotika Purwokerto Jalin Kerjasama dengan Kantor Pos Indonesia Cabang Purwokerto

Image

Trash-Talk dalam Dunia Game Online

Image

Kaum Feminisme dalam Cengkraman Patriarki

Image

MAdinah Iman Wisata Serahkan Donasi Bantu Korban Gempa Cianjur

Image

Menebak-nebak Rambut Putih Pak Jokowi, Menggiring atau Memancing?

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image