Produk Pemikiran Hukum Islam di Indonesia

Image
Januariansyah Arfaizar
Khazanah | Friday, 30 Sep 2022, 15:31 WIB

Di Indonesia, produk pemikiran hukum Islam sedikitnya memiliki 4 jenis yang diakui dan ditaati yaitu fatwa ulama, putusan hakim, yurisprudensi dan undang-undang. Masing-masing produk pemikiran Islam tersebut saling berkaitan satu sama lain, karena tetap pada koridor syariat dan berlandaskan pada Alquran dan hadis.

Produk hukum Islam yang sudah diterapkan di Indonesia yaitu Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang digunakan di Pengadilan Agama. KHI juga sering disebut sebagai fikih model Indonesia, karena KHI lahir dari pemikiran-pemikiran ulama Indonesia yang dilandaskan pada Alquran dan hadis serta kemudian disesuaikan dengan kondisi masyarakat Indonesia. KHI memiliki kaitan dengan putusan pengadilan, dimana putusan pengadilan juga merupakan produk hukum Islam atas masalah yang dipertentangkan dalam suatu perkara.

Selanjutnya ada fatwa ulama, umumnya fatwa dikeluarkan oleh lembaga-lembaga sosial masyarakat yang berbasis agama seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Wahdah Islamiyah (WI). Namun salah satu lembaga terpercaya yang diikuti oleh hampir semua golongan adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI). Fatwa tidak bersifat mengikat namun eksistensinya di tengah masyarakat cukup dinamis. Dimana fatwa dianggap sebagai salah satu solusi di tengah kebingungan masyarakat seperti pada fatwa crypto dan pinjaman online.

Produk hukum Islam lainya yaitu undang-undang, proses penetapan undang-undang yang lama di Indonesia karena melalui proses yang panjang membuat penerapanya kurang maksimal meski jangkauanya lebih luas. Terlebih lagi, selalu terdapat pro-kontra saat merumuskan sebuah undang-undang.

Dalam Islam, masyarakat mengenal hukum Islam dalam sebutan Fikih, fikih merupakan hasil penalaran ulama terhadap permasalahan masyarakat yang dilandaskan pada Alquran dan hadis. Setiap produk hukum Islam menjawab permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. Misalnya fatwa, untuk menjawab keresahan masyarakat mengenai permasalahan-permasalahan yang meresahkan, fatwa dapat hadir sebagai solusi atas keraguan masyarakat mengenai hukum. Tidak jauh berbeda dengan undang-undang dan putusan pengadilan. Maka sebenarnya hukum tidak hanya hukum yang tertulis saja, namun hukum tumbuh lebih luas di tengah masyarakat.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Dosen STAI Yogyakarta - Kandidat Doktor Prodi Hukum Islam Program Doktor FIAI UII

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Opini tentang APBN 2022

Image

Rori Perwira Jadi Calon Kuat Ketum Imarindo

Image

BNPT Bina Napiter Lapas Purwokerto

Image

Opini APBN 2022

Image

Opini Tentang APBN 2022

Image

Artikel Tentang Strategin Pengembangan Pariwisata Halal di Indonesia

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image