UMS Lakukan Digitalasi Foto Rontgen di PKU Kartasura

Image
umsofficialid
Eduaksi | Friday, 30 Sep 2022, 11:19 WIB
Tiga Prodi (Teknik Elektro, Ekonomi Akutansi, dan Kesehatan) UMS saat di RS PKU Muhammadiyah Kartasura. Foto Humas UMS

PABELAN-Tim Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta, gabungan dari tiga prodi: Prodi Teknik Elektro, Ekonomi Akutansi, dan Kesehatan Masyarakat mengadakan pengabdian masyarakat secara hybrid, di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kartasura, Senin ( 26/9)

Ketua Tim, Muhammad Kusban dengan anggota: Farid Rahman, dan Tri Nur Wahyudi yang juga mengikutsertakan mahasiswa UMS yaitu Aprilianan Arafati dan Pavita Ardelia memilih PKU Muhammadiyah, Kartasura sebagai tempat pengabdian.

“Topik Pengabdian Masyarakat menekankan perlunya digitalisasi dan meningkatkan kecerangan tampilan citra hasil rontgen dengan filter WWW serta penggunaan metode histogram. Sasaran kegiatan PM ini adalah teknisi yang ada di PKU Kartasura serta mahasiswa untuk mengenal konsep image enhancement,” ujar Kusban.

Menurutnya, untuk meningkatkan tingkat kontras citra rontgen maka kegiatannya harus bersifat luring, atau on the spot karena itu tim menerapkan protocol Kesehatan, mencuci tangan dan hand sanitizer, menggunakan penutup masker, serta menjaga jarak.

“Mengangkat permasalahan yang dihadapi pasien paru dari lembaran negative rontgen yang sering berlipat dan kadang berjamur bisa menimbulkan kekurang ketelitian diagnosis,” tuturnya.

Maka, lanjutnya, melihat kondisi tersebut maka seringkali pasien dianjurkan untuk foto ulang dengan menggunakan sistem CT scan ataupun foto rontgen 3D yang harganya relatif mahal. Karena itulah, lewat proses digitalisasi serta perbaikan tampilan foto rontgen dapat membantu mencerahkan tampilannya serta duplikasi penyimpan dalam HP berekstensi JPG.

“Pemaparan materi disampaikan kepada peserta dengan bentuk presentasi, video, dan praktik,” pungkasnya.

Lanjut dia, saat konversi foto dicom ke JPE/PNG dapat langsung diproses tingkat kecerahan dan kontras kemudian disimpan dalam dua versi yaitu bentuk original dan modifikasi.

“Sehingga baik pasien maupun tim ahli radiologi PKU Kartasura dapat kemudahan analisis gejala paru serta kemudahan dalam membawa foto negative tersebut karena sudah dalam bentuk digital yang tersimpan di HP pasien,” katanya.

Kusban menjelaskan, hal tersebut bertujuan agar data pasien tidak rusak ataupun hilang karena sudah dibackup di HP pasien sehingga untuk konsultasi selanajutnya dapat dilakukan secara online dengan cukup kirim gambar tersebut lewat fasilitas gadged.

“Nilai unggulan dari penerapan PM ini adalah kemudahan diagnosis serta keberlangsungan konsultasi ke ahli dapat dilakukan baik online maupun offline,” jelasnya.

Penyampaian materi Pengabdian Masyarkat yang telah dilakukan oleh dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta ini, dapat menjadi solusi terbaik bagi penderita paru, tidak perlu membawa negative rontgen yang berukuran besar kesana kemari yang tentu saja rawan hilang dan rusak. (Humas)

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Akun resmi milik Universitas Muhammadiyah Surakarta, Dikelola oleh Bidang Humas

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Trash-Talk dalam Dunia Game Online

Image

Kaum Feminisme dalam Cengkraman Patriarki

Image

MAdinah Iman Wisata Serahkan Donasi Bantu Korban Gempa Cianjur

Image

Menebak-nebak Rambut Putih Pak Jokowi, Menggiring atau Memancing?

Image

Unisa Yogyakarta Tandatangani Kerjasama dengan Pemkab Kapuas Hulu

Image

IMM Insan Kamil UMP Resmikan Pojok Baca

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image