Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Muhammad Ihsan

Cegah Stunting, FIK UI Kuatkan Ketahanan Keluarga dengan Pemberdayaan Kader di Kecamatan Sawangan De

Eduaksi | Tuesday, 13 Sep 2022, 11:13 WIB

Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia melalui Program Hibah Kepedulian Kepada Masyarakat Universitas Indonesia 2022 menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan kepada kader masyarakat untuk mencegah balita Stunting di Kecamatan Sawangan kota Depok.

Kegiatan ini dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat yang terdiri dari dosen dan mahasiswa FIK UI yang berkolaborasi bersama puskesmas Sawangan Depok. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala puskesmas dan tenaga kesehatan puskesmas, lurah sawangan dan 24 kader masyarakat yang berasal dari berbagai posyandu di kecamatan Sawangan.

Persentase angka stunting di kecamatan Sawangan mencapai 5,59% (Publikasi Stunting Kota Depok, 2022) yang masuk dalam kategori tinggi sehingga program dilakukan di kecamatan Sawangan dengan harapan dapat menurunkan angka tersebut.

 

Program diawali dengan pembekalan edukasi pelatihan kader masyarakat tentang pencegahan stunting, praktik pemberian makan balita, edukasi kesehatan, komunikasi yang efektif kepada keluarga balita dan ketahanan keluarga. Pelatihan berlangsung selama tiga hari pada 25 – 27 Agustus 2022 di Puskesmas Sawangan yang dihadiri oleh lurah sawangan, kepala puskesmas, dan 24 kader masyarakat yang berasal dari berbagai posyandu di kecamatan Sawangan.

Tidak hanya pembekalan dengan pemberian edukasi mengenai stunting, namun kader difasilitasi untuk berlatih mengukur tinggi badan, berat badan, dan pengukuran fisik lain untuk mengetahui status gizi dan stunting balita.

Program dilanjutkan dengan pendampingan kader masyarakat yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 17 September 2022 oleh tim pengabdian masyarakat FIK UI di mana kader secara langsung datang ke keluarga balita untuk melakukan pemeriksaan fisik status gizi dan stunting serta menyampaikan informasi mengenai pencegahan dan pengendalian stunting yang dapat dilakukan keluarga dengan komunikasi efektif yang telah dipelajari selama masa pelatihan kader.

Sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke tiga yaitu kesehatan yang baik dan kesejahteraan, program ini diharapkan menjadi salah satu solusi untuk menurunkan angka stunting yang masih tinggi.

Salah satu penyebab terjadinya stunting adalah faktor keluarga dan rumah tangga sehingga diperlukan adanya pemberdayaan keluarga oleh kader kesehatan masyarakat yang merupakan perpanjangan tangan dari petugas kesehatan yang diharapkan dapat mengatasi masalah kesehatan keluarga. []

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

 

Tulisan Terpilih


Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image