MENJADI GURU IKHLAS

Image
Rurin Elfi Farida
Agama | Thursday, 18 Nov 2021, 21:46 WIB

Menyikapi kondisi learningloss di tengah pandemi sungguh membuat nyeri di ulu hati. PTM yang berjalan beberapa waktu ini, sedikit banyak memberikan banyak nilai positif bagi penanganan learningloss. Namun, meski demikian masih banyak hal yang harus diperbaiki demi kebaikan.

Mengajar langsung di hari pertama, hal pertama yang menjadi hasil analisis sementara bahwa hal pertama yang mengalami penurunan akut adalah semangat belajar. Anak-anak yang besar di rahim pandemi menjadi anak-anak dengan semangat belajar yang rendah. Bisa jadi karena kondisi dan situasi belajar yang tentu sangat tidak mendukung yang menjadi pemicu dan pemacu menurunnya semangat belajar.

Sangat tidak mudah menumbuhkan semangat belajar di iklim pembelajaran yang tidak mendukung. Kontradiksi aturan untuk menghindari gadget dan di sisi lain harus digunakan sebagai perangkat wajib dalam pembelajaran menjadi hal urgen yang harus disikapi dengan bijaksana. Tidak diragukan bahwa pengaruh buruk gadget menjadi faktor utama penyebab learningloss. Kecanduan akut menyebabkan anak sama sekali tidak tertarik dengan nilai ataupun prestasi belajarnya.

Parahnya, sangat sulit mengembalikan kesadaran belajar yang tumbuh dari diri sendiri. Guru harus belajar ikhlas untuk menumbuhkan kembali semangat belajar yang kian surut. Memang harus pelahan dan benar-benar sabar. Kecenderungan tak suka diceramahi dan tak mau dilarang, menjadi faktor utama gagalnya misi guru untuk menumbuhkan kembali semangat belajar dan berprestasi. Maka, guru harus menyelipkan nasihat dalam bentuk ajakan halus yang dibingkai dalam humor nasihat justru lebih mengena. Tentu saja, hal lainnya adalah meningkatkan kreatifitas dalam model pembelajaran. Sungguh, tak mudah menjadi guru di masa pandemi ini, jika tidak menanmkan keikhlasan di awal perjalanan pembelajaran.

Step by step, tetaplah menjadi guru yang bertanggungjawab mengawal generasi penerus yang berkualitas. Tak hanya kualitas keilmuan, tapi yang lebih penting adalah generasi berakhlak mulia yang menyelamatkan harkat kemanusiaan. Bersikap, berbuat dan beramal dengan standar kebaikan dan kemuliaan manusia.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Just a human being

GURU MILENIAL KAWAL GENERASI ANDAL

MENJADI GURU IKHLAS

Artikel Terkait

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Rekomendasi 6 Aplikasi Edit Foto Terbaik Android dan Iphone

Image

Versi Terbaru Youtube Go Apk Update Desember, Ini Link Downloadnya

Image

Versi Terbaru GB WhatsApp (GB WA) Pro Apk, Ini Link Downloadnya

Image

Hubungan Ijtihad Dengan Perekonomian

Image

Terbukti Membayar! Daftar Aplikasi Penghasil Uang Saldo DANA 2021

Image

5+ Cara Pinjam Uang di Bank BRI Untuk Beli Rumah

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image