4 Komponen Fund Fact Sheet Reksa Dana yang Wajib Diketahui Investor Pemula

Image
Setyo Sudirman
Bisnis | Monday, 08 Nov 2021, 09:21 WIB

Ketika hendak berinvestasi pada reksa dana, investor pemula tentu perlu membaca yang namanya fund fact sheet. Membaca dan memahami fund fact sheet adalah sebuah keharusan.

Hal ini diharuskan karena sebagai investor yang cerdas tentu tidak ingin membeli kucing dalam karung. Dengan membaca fund fact sheet maka akan diketahui jeroan dari reksa dananya.

Fund fact sheet ini pada dasarnya berisi laporan produk reksa dana yang diterbitkan oleh Manajer Investasi (MI) dengan mencakup kinerja produk reksa dana, informasi jumlah dana kelolaan dan informasi portofolio.

Fund fact sheet ini biasanya sudah dibuat seringkas mungkin yakni hanya 1 halaman saja. Isi Fund fact Sheet adalah ringkasan reksa dana yang hanya dikeluarkan satu kali dalam sebulan untuk periode bulan sebelumnya.

Lantas komponen apa saja yang sebaiknya diketahui investor pemula agar bisa memilih reksa dana yang terbaik?

1. Nilai Aktiva Bersih dan Unit Penyertaan

Nilai aktiva bersih merupakan nilai yang menggambarkan total kekayaan bersih setiap harinya, sedangkan unit penyertaan adalah nilai satuan reksa dana dalam hitungan per unit. Nilai ini perlu diketahui agar investor bisa mendapatkan reksa dana yang terbaik.

2. Kinerja Reksa Dana

Kinerja reksa dana dapat diulik dari hasil investasi. Hasil investasi memperlihatkan hasil secara historis yang biasanya dibagi berdasarkan periode 1 bulan, 3 bulan dan 6 bulan sejak awal tahun dan sejak terbit. Rekam jejak hasil pengelolaan produk ini penting untuk melihat potensi ke depannya.

3. Informasi Pembanding

Informasi pembanding (benchmark) ini menjadi indikator performance sebuah produk dibandingkan dengan indeks tertentu yang sejenis. Pembanding ini sangat penting untuk melihat perbandingan produk dengan indeks tertentu.

4. Alokasi Investasi dan Alokasi Portofolio

Alokasi investasi merupakan informasi mengenai struktur persentase dana kelolaan yang telah dialokasikan oleh manajer investasi dalam bentuk portofolio efek tertentu, sedangkan alokasi portofolio merujuk pada daftar efek yang menjadi penempatan reksa dana. Alokasi investasi dan portofolio bermanfaat untuk menilai kinerja manajer investasi.

Setelah tahu 4 komponen ini, saat investor menentukan pilihan reksa dananya. Toh, investasi reksa dana saat ini sudah sangat mudah dan serba online, semisal dengan platform IPOTFund yang sudah terintegrasi dengan aplikasi IPOT.

Pun dalam memilih reksa dana yang terbaik juga sudah mudah dilakukan karena ada fitur pendukung, seperti IPOTFund Evaluator yang memudahkan investor memilih reksa dana dengan kinerja terbaik dan fitur Analisis Performa yang membantu nasabah untuk membandingkan performa antar reksa dana dan instrumen investasi lainnya dengan benar dan akurat.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Kepala Rutan Prabumulih Ikuti Touring Bersama Persatuan Trail Adventure Pengayoman (PTAP)

Image

Eforia Jakarta Hajatan Ke-495

Image

Urgensi Etika Terhadap Reformasi Birokrasi Di Indonesia

Image

Buku Koleksi Syifka

Image

Azan di Tengah Hutan

Image

Solusi Penghapusan Kelas BPJS Menjadi KRIS, Demi Siapa?

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image