Kuy, Kenali Profil Risiko dalam Investasi dengan Benar

Image
Setyo Sudirman
Bisnis | Tuesday, 05 Jul 2022, 10:33 WIB

Investasi telah menjadi kebutuhan yang wajib dilakukan oleh siapa pun. Salah satu pilihan investasi yang cocok untuk investor pemula adalah investasi reksa dana.

Salah satu daya tarik investasi reksa dana adalah potensi keuntungan yang lebih besar dibandingkan bunga tabungan dan deposito. Selain itu, kemudahan dan keterjangkauan investasi reksa dana juga menjadi daya tarik tersendiri.

Investasi saham sudah mudah dilakukan dengan dana yang sangat terjangkau, semisal dengan aplikasi IPOTFund milik Indo Premier Sekuritas. Siapa pun dengan modal minimal Rp100.000 sudah bisa investasi reksa dana dengan mudah.

Nah sesudah sadar kalau investasi itu telah menjadi kebutuhan, ada baiknya setiap calon investor mengenali profil risikonya. Profil risiko sendiri dipahami sebagai tingkat toleransi seseorang akan kerugian pada investasi.

Dalam konteks ini maka calon investor mengenali kemampuan diri dalam menganggung risiko. Risiko dalam hal ini adalah kerugian. Kemampuan menanggung risiko ini biasanya juga terkait dengan kepemiliki dana nganggur yang dimiliki. Seseorang dengan pendapatan gede dan memiliki dan nganggur banyak maka boleh dikata kemampuan menanggung risikonya tinggi.

Selanjutnya masih dalam konteks profil risiko, selain kemampuan tentu perlu ditegaskan pula sejauh mana keinginan menanggung risikonya. Hal ini penting ditelisik karena ada investor yang memiliki kemampuan menanggung risiko tinggi tapi tidak memiliki keinginan menanggung risiko.

Pun jika seseorang memiliki kemampuan menanggung risiko tinggi maka bukan otomatis orang yang bersangkutan harus mengambil risiko yang besar.

Secara umum profil risiko dibagi menjadi konservatif, moderat dan agresif. Konservatif artinya menginginkan investasi yang aman, tingkat imbal hasil (return) cenderung stabil dan biasanya mereka ini takut kalau investasi pokok berkurang.

Profil risiko moderat dipahami sebagai mereka yang siap dengan tingkat return yang fluktuasinya tidak signifikan, tetapi masih tidak terlalu berani mengambil risiko.

Sementara itu profil risiko yang agresif dipahami sebagai investor yang sangat siap jika investasi pokoknya berkurang atau hilang demi imbal hasil yang juga tinggi.

Nah, dihadapkan pada ketiga profil risiko ini maka setiap investor wajib mengenal diri baik-baik agar bisa memilih produk investasi, dalam hal ini reksa dana, dengan tepat. Pilihan yang tepat sangat menentukan tercapainya tujuan investasi.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Hakikat Kemerdekaan

Image

Meriahkan HDKD ke-77, Kepala Rutan Kelas IIB Majene Gelar Sepeda Santai Bersama Pegawai dan DWP

Image

Abonie Digital Music, Distributor Musik Terkemuka Asal Riau

Image

Kompak! Pegawai Rutan Kudus Ikuti Virtual Run 7,7 KM

Image

Mp3 Juice: Free Download Musik Tanpa Batas 2022 Cepat Sekaligus Mudah

Image

Savefrom Net : Cara Mudah Anti Ribet Download Mp4 Dan Mp3 Youtube Tanpa Aplikasi Plus Gratis Disini

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image