BPD se-Kecamatan Bumiaji Batu Kunjungi Yogyakarta untuk Belajar Kembangkan Wisata Hutan

Image
Pewarta Berita Indonesia
Wisata | Monday, 04 Jul 2022, 09:40 WIB
Jajaran BPD se-Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur saat mengunjungi Kelurahan Mangunan, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (2/7).

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur mengunjungi Yogyakarta pada Sabtu (2/7/2022). Tujuan kunjungan tersebut adalah untuk mempelajari pengelolaan wana wisata hutan bersama Koperasi Jasa Notowono.

Agenda studi banding tersebut berlokasi di Kelurahan Mangunan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Secara topografi wilayah Bumiaji, Batu, memang memiliki kemiripan dengan yang ada di Mangunan, mengingat hampir 70 persen didominasi kawasan hutan.

Karena alasan itulah BPD se-Kecamatan Bumiaji memilih Mangunan sebagai tempat diskusi untuk mengetahui lebih jauh tentang manajemen pengelolaan wisata hutan.

Ketua Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Bumiaji Heru Setya Aji mengatakan, studi banding ini diharapkan dapat memaksimalkan seluruh sumberdaya dan pemanfaatan hutan oleh masyarakat dengan sistem pengelolaan yang tepat.

"Terlebih lagi peran serta BPD dan Pemerintah Desa sangat strategis dalam pengembangan perhutanan sosial untuk dijadikan hutan wisata, melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Diskusi dan sharingmengenai pengelolaan hutan wisata, sekaligus manajemen pengelolaannya," kata Heru.

Heru menambahkan, misi pemanfaatan hutan sebagai wana wisata seiring sejalan dengan program Pemerintah Kota Batu yang tengah giat membangun sektor pariwisata.

"Masyarakat nantinya bisa mengelola hutan menjadi wahana wisata dengan manajemen yang tepat. Apalagi Kota Batu sedang giat-giatnya membangun sektor wisata," terangnya.

Jika melihat dari bentangan lahan hutan yang ada di Kecamatan Bumiaji saat ini, kata Heru, memiliki potensi untuk berkembang menjadi destinasi wisata alam.

"Karena didukung dengan udaranya yang sejuk. Maka kami yakin jika dikelola secara baik dan benar akan menambah pendapatan secara ekonomi bagi masyarakat setempat," ungkapnya.

Sementara itu, pengelola Koperasi Jasa Notowono Mangunan, Yogyakarta, Ipung menyampaikan, untuk mewujudkan destinasi wana wisata dengan pemanfaatan hutan tentunya diperlukan peran serta semua pihak, termasuk lapisan masyarakat sekitar.

Saat ini, Koperasi Jasa Notowono telah mengelola sedikitnya tujuh destinasi wisata berkonsep alam yakni dengan pemanfaatan hutan lindung.

"Koperasi Jasa Notowono saat ini membawahi tujuh destinasi wisata yang memanfaatkan kawasan hutan pinus dan hutan lindung, yang kemudian disulap menjadi destinasi wisata alam," kata Ipung.

Sumber: Pewarta

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Kumpulan berita Indonesia terkini 2022, isu terhangat, trending topic, terpopuler dan viral hari ini di Indonesia dari Pewarta.co.id

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Cara Membuat QR Code Untuk WIFI DI Coffeshop

Image

Wilayah yang Kental dengan Pendidikan di Indonesia

Image

HUT RI ke-77, Sebanyak 259 Narapidana Rutan Jepata Terima Remisi Umum 3 Diantaranya Langung Bebas

Image

Tiga Keuntungan Investasi Reksa Dana yang Tak Banyak Diketahui Orang

Image

PSMTI DIY Menggelar Donor Darah, Peringati HUT RI ke-77

Image

PENELITIAN SEPUTAR PENCARIAN KATA KUNCI INTERIOR KAMAR

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image