Momotoa ke Sekolah gandeng KHM dan IPM : Maksimalkan sosialisasi lingkungan

Image
Fathin Robbani Sukmana
Eduaksi | Wednesday, 15 Jun 2022, 11:51 WIB

Sosialisasi tentang lingkungan perlu dilakukan, bahkan sejak dini. Pengetahuan tentang lingkungan seperti keanekaragaman hayati, pemanasan global, hingga bagaimana cara menjaga Kesehatan dan kelestarian lingkungan dengan baik.

Momotoa ke Sekolah merupakan kegiatan sosialisasi lingkungan khususnya mengenai kondisi hutan di Indonesia Timur dan kaitannya dengan perubahan iklim yang dilakukan dengan cara menyenangkan dan edukatif. Sosialisasi lingkungan di wilayah Jakarta mulai dilakukan Momotoa ke Sekolah pada Jum'at, 10 Juni 2022 di SMA Muhammadiyah 14 Jakarta.

Momotoa ke Sekolah di Jakarta dan sekitarnya merupakan kolaborasi bersama Kader Hijau Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah DKI, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat, Eco Defender dan Yayasan EcoNusa.

Dimulai di SMA Muhammadiyah 14, Jakarta, Momotoa ke Sekolah diikuti oleh lebih dari 50 siswa terdiri dari kelas 10 dan kelas 11. Kegiatan dibuka oleh Bapak Sutarmono, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 14 Jakarta Pusat, kemudian diikuti pemaparan presentasi tentang Perubahan Iklim dan Hutan Indonesia Timur oleh Nur Arinta, staf EcoNusa.

Momotoa ke Sekolah di SMA Muhammadiyah 14 diisi dengan materi kegiatan menanam tanaman pangan yang dibawakan oleh Ibu Irma Malini dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Pusat. Para peserta didik juga diajak untuk mempraktikkan proses penanaman tanaman pangan dengan metode hidroponik menggunakan media tanam rockwool.

"Acara ini cukup bagus, ini sebagai realisasi ajaran berislam khususnya dalam hal lingkungan," ujar Sutarmono

Ia berharap agar Momotoa ke Sekolah ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan mengingat sosialisasi lingkungan sangat bermanfaat.

"Semakin sering agenda ini, maka anak-anak semakin terbiasa menjaga lingkungan," lanjutnya.

Sedangkan testimoni dari siswa SMA Muhammadiyah 14 menyampaikan Momotoa ke Sekolah ini sangat bagus untuk menyadarkan siswa pentingnya menjaga hutan dan lingkungan.

"Materi yang paling kita suka adalah menanam bibit, dan itu bisa kita praktikkan di rumah," ujar siswa tersebut.

Mereka berharap agar diperbanyak lagi permainan yang seru agar dapat memaksimalkan sosialisasi lingkungan di sekolah.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Penulis, Pemerhati Kebijakan Publik

IPM Peringati Satu Tahun Covid-19 di Indonesia

Kesombongan Awal dari Ekstremisme

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Pecah Rekor! Pegawai Bapas Lahat Kemenkumahm Sumsel Tembus 7,7 KM

Image

Meriahkan HDKD ke-77, Lapas Sekayu Gelar Fun Bike dan Virtual Run

Image

Aktivitas Gunung Merapi Sepekan: Terjadi Pertumbuhan Kubah Lava Barat Daya

Image

PKKMB Universitas Indonesia 2022, Aditya Yusma: Diplomasi Budaya Cegah Tumbuhnya Paham Radikalisme d

Image

Jelang Kesiapan Piala Kasad Liga Santri PSSI Tahun 2022, Kajasdam XII/Tpr Pimpin Technical Meeting

Image

Krisis Berlarut, Partai Baru Punya Peluang Besar Lolos dan Memenangi Pemilu 2024

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image