Kopi : Teman begadang sambil nugas? Bagaimana dampaknya?

Image
meira nathania
Gaya Hidup | Saturday, 04 Jun 2022, 08:33 WIB

Belakangan ini, istilah ‘ngopi’ sudah tak asing didengar, terutama di kalangan anak muda. Aktivitas meminum kopi terkadang tak hanya menjadi teman di waktu senggang, tetapi sekarang sudah menjadi teman untuk berinteraksi dan berdiskusi. Tak heran jika sekarang banyak bermunculan kafe-kafe yang menjadi pilihan pengunjung untuk menikmati secangkir kopi. Meminum kopi tak hanya bisa dinikmati di kafe saja, di rumah pun seseorang tetap bisa menikmati secangkir kopi.

Kopi dikenal sebagai minuman yang mengandung kafein. Kafein bersifat psikostimulan yang dapat menahan rasa kantuk. Kafein berfungsi meningkatkan fokus dan kewaspadaan. Meminum kopi ternyata juga bisa menjadi mood booster yang artinya dapat menambah semangat seseorang untuk melakukan aktivitas. Tak jarang bahwa ngopi dirasa dapat membantu mempermudah seseorang menemukan ide atau inspirasi terutama dalam mengerjakan tugas. Jadi, kopi menjadi pilihan yang cocok bagi seseorang untuk menemani begadang sambil mengerjakan tugas. Bahkan tak heran jika banyak ditemukan seseorang meminum kopi lebih dari secangkir dalam sekali begadang.

Namun, apakah kebiasaan meminum kopi bisa menimbulkan efek samping? Tentu bisa jika dikonsumsi berlebihan. Mengonsumsi kafein yang aman yaitu sekitar 200-400 mg per hari. Takaran tersebut setara dengan meminum 2 hingga 4 cangkir. Jika seseorang memiliki gangguan kesehatan tertentu, ia bisa mengurangi takaran dalam mengonsumsi kopi.

Lalu apa saja dampak yang dihasilkan dari meminum kopi sambil begadang? Kandungan kafein yang terdapat dalam kopi sebesar 400 mg dan diminum 30 menit sebelum tidur dapat menimbulkan gangguan tidur. Hal ini bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami insomnia. Insomnia merupakan sebuah gangguan yang menyebabkan penderitanya sulit tidur. Kualitas tidur seseorang mempengaruhi kesehatannya. Normalnya, waktu tidur yang cukup yaitu 8 jam sehari.

Efek samping lain dari seringnya meminum kopi yang sudah tak asing didengar adalah masalah pencernaan. Konsumsi kopi yang berlebihan berdampak pada munculnya gangguan seperti maag (gastritis) maupun asam lambung (GERD). Gejala yang dirasakan penderita maag yaitu sakit di bagian perut yang timbulnya mendadak. Sedangkan gejala yang dirasakan penderita GERD yaitu muncul rasa terbakar di dada yang disebabkan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Selain itu, efek samping terlalu sering mengonsumsi kopi adalah timbulnya rasa cemas dan gelisah, meningkatkan tekanan darah, meningkatkan frekuensi buang air kecil, dan dapat meningkatkan tekanan darah.

Solusi apa yang harus dilakukan agar tidak ketergantungan minum kopi sambil begadang dan nugas? Coba kurangi intensitas minun kopi dalam sehari. Selain itu, bisa ganti dengan biasakan minum air putih minimal 8 gelas sehari. Jika ingin minuman lain, bisa untuk mengonsumsi berbagai jus buah. Solusi tersebut bisa menjadi pilihan baru untuk menemani dalam mengerjakan tugas.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Karutan Temanggung ikuti arahan Kadivpas Jateng tentang Kewaspadaan Keamanan dan Ketertiban

Image

Ketua DWP Rutan Temanggung Hadiri Pertemuan Rutin Persatuan Ibu-Ibu Pengayoman dan PIPAS Jateng

Image

Karutan Temanggung ikuti arahan Kadivpas Jateng tentang Kewaspadaan Keamanan dan Ketertiban

Image

Hadapi Indonesia Emas 2045, Begini Pesan Menko PMK Kepada Mahasiswa Baru UM Bandung

Image

Pamerkan Hasil Karya WBP, Rutan Demak Turut Ramaikan Car Free Day

Image

Mencerahkan! 414 Mahasiswa Baru Ramaikan Masta PMB UMS 2022 Gelombang 3

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image
-->