Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Darma Wati

RINDU BUAT BUNDA

Sastra | Friday, 03 Jun 2022, 16:21 WIB
Sumber Foto: Dukumen Pribadi

Bunda,

kala mentari sore ini tergelincir laju dan sangat laju di kaki langit

samar cahayanya menutup sebagian rasa di hati

menjadi kelam , semuaya kelam,

isyarat sebentar lagi gulita malam menyelimuti

dingin merasuki

rindu menusuk menembus dinidng hati yang berbalut rindu,

seorang diri mengemasi hayal,

kembali ke hidup kita dulu

Bunda,

suara kendaraan, suara mesin traktor sawah, kokok ayam, cericit burung senja ini

membentuk irama indah melengkapi hayalku

masa itu tlah pergi jauh,

berlalu bersama kepergianmu

tak ada lagi dirimu yang berkisah pada teras rumah di tepi sawah, tentang penantianmu

penantian pada gadismu yang selalu menantang masa

yang selalu berjuang tuk menjauh dari laranya hidup yang kian pekat

berjuang tuk menguntai makna pada hidup yang selalu sembab

berjuang tuk meneruskan perjuanganmu dan menghapuskan air matamu

lalu mengubahnya menjadi sebongkah bahagia,

tapi kini tinggal doa

doa di senja yang bisu.

tentang rindu yang kutitip pada bayu yang membelai jagad.

Caile,, Kampung Rindu

3 Juni 2022

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image