Kebiasaan Baru (Andai Pandemi Berakhir)

Image
Johan Imanuel
Lomba | Monday, 20 Sep 2021, 17:16 WIB

Sudah hampir dua tahun Indonesia dalam masa Pendemi. Setidaknya ada beberapa hal yang berubah di Masa Pandemi. Pertama, Kebiasaan Hidup menjadi lebih prioritaskan hidup bersih dan sehat. Adapun Kampanye lima M (5M) yaitu 1) Mencuci Tangan, 2) Memakai Masker, 3) Menghindari Kerumunan, 4) Menjaga Jarak, 5) Membatasi Mobilitas. Kedua, Pergeseran Model Pembelajaran Di Semua Level Pendidikan dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Keatas bahkan Tingkat Universitas menjadi Pembelalajaran Jarak Jauh. Ketiga Perubahan Sistem Kerja dari Bekerja di Kantor (Work From Office) Menjadi Bekerja Di Rumah (Work From Home). Keempat, Ikut Dalam Program Vaksinasi Covid-19 demi Herd Immunity. Kelima, Harus Selalu Up to Date Berita mengenai Kebijakan Pemerintah dalam Menghadapi Pandemi, seperti PSBB/PPKM.

Beberapa hal diatas justru menjadi Kebiasaan Baru (New Normal) di Era Pandemi. Kebiasaan Baru tersebut dapat berdampak positif dan negatif. Dampak Positif tentunya mencegah penyerbarluasan penularan virus Covid-19. Dampak Negatif yang mungkin timbul adalah masyarakat harus menyiapkan biaya lebih untuk membeli masker, kuota internet untuk belajar/bekerja, tidak dapat mengunjungi area tertentu apabila belum menerima Vaksinasi.

Selain dampak positif dan negatif, ada pula kelebihan dan kelemahan Kebiasaan Baru dalam Era Pandemi ini. Kelebihannya antara lain, Masyarakat menjadi melek tekhnologi karena banyak aktvitas berbasis daring (online) sedangkan kelemahannya adalah Masyarakat menjadi kurang bersosialisasi satu sama lain secara langsung / tatap muka.

Itulah Kebiasaan Baru sebagaimana efek dari Masa Pandemi Covid-19. Sehingga bisa beberapa hal diatas dapat dikatakan sebagai Kebiasaan Baru Di Masa Pandemi. Lalu Bagaimana Kebiasaan Baru Andai Pandemi Berakhir.

Kebiasaan Baru (Andai Pandemi Berakhir)

Jika berimajinasi maka ada beberapa hal muncul dalam pikiran manusia disaat Pandemi berakhir. Pertama, Kebiasaan Baru Tanpa Masker. Hal ini menjadi idaman banyak orang. Apalagi kalau melihat tayangan Sepakbola di Eropa yang penontonnya sudah banyak tidak menggunakan masker. Itu hal pertama yang dapat menjadi impian.

Kedua, Bebas Masuk Pusat Perbelanjaan dan Tempat Wisata. Tentunya semua kalangan menginginkan hal ini. Saat ini di Indonesia banyak kebijakan yang diterapkan untuk masuk pusat perbelanjaan dan tempat wisata. Mulai dari telah di Vaksinasi, harus memiliki aplikasi yang diwajibkan Pemerintah serta persyaratan usia dari pengunjung yang ditentukan. Kalau memang Indonesia telah bebas justru dapat meningkatkan imunitas alami tanpa melalui vitamin atau supplemen yang sekarang sedang laku untuk di konsumsi.

Ketiga, Pembelajaran Tatap Muka Di Semua Sekolah dan Universitas. Tidak dipungkiri bahwa Pembelajaran Jarak Jauh dinilai menurunkan kreativitas dan semangat belajar dari peserta didik. Sehingga apabila Pandemi Berakhir maka ini hal ketiga yang menjadi impian Masyarakat Indonesia.

Keempat, Bekerja Di Kantor Secara Penuh. Saat ini Bekerja Di Rumah justru menambah beban pekerja karena harus menambah biaya kuota internet dan tagihan listrik yang ditanggung oleh pekerja, Jika sudah bebas Pandemi justru bekerja di kantor secara penuh justru menghindari berbagai permasalahan yang mungkin timbul akibat bekerja di rumah, Misalkan pekerja dirumahkan tanpa digaji dijadikan kategori bekerja di rumah, bekerja di rumah sepihak tanpa kesepakatan antara pekerja dan perusahaan, bekerja du rumah tanpa batas waktu ataupun berakhir dengan PHK.

Kelima, Beribadah Secara Langsung. Selain sekolah/ universitas, tempat ibadah juga masih dibatasi oleh Pemerintah setempat bagi Umat yang ingin melaksanakan Beribadah, Sejatinya, Ibadah merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh Konstitusi (UUD 1945) sehingga menjadi kontra kalau malah dibatasi. Ini merupakan Hal Kelima yang ditunggu menjadi Kebiasaan Baru Andai Pandemi Berakhir.

Mendukung Upaya Pemerintah Dalam Mengatasi Pandemi Covid-19

Namun demikian, Kebiasaan Baru (Andai Pandemi Berakhir) tidak mungkin terjadi apabila Masyarakat Indonesia tidak mengikuti Upaya Pemerintah Dalam Mengatasi Pandemi Covid-19. Salah satunya dengan mengikuti Vaksinasi, Tidak dapat dipungkiri banyak negara di Amerika maupun Eropa sudah melakukan bebas masker karena hampir delapan puluh lima persen (85%) masyarakatnya telah di Vaksin.

Akhir kata, Kebiasaan Baru (Andai Pandemi Berakhir) akan dapat dilakukan apabila kedisiplinan dalam pencegahan penyebarluasan Virus Covid-19 telah dilakukan dengan semaksimal mungkin dari Pemerintah dan Masyarakat.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Menangisi Kehilangan, Ihwal Manusia yang Posesif

Image

Tokoh-Tokoh Ahlusunnah wal Jama'ah

Image

Sejarah Terbunuhnya Husain bin Ali

Image

Mengenal Konsep Syiah Imamiyah dan Perkembangannya di Indonesia

Image

Kamu Harus Tahu, Ini Cara Mudah Menghapus Follower TikTok yang Menyebalkan

Image

Proses Konversi Golongan Syiah dan Khawarij

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image