Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Mohamad Su'ud

Tips Menikmati Perjalanan

Eduaksi | Saturday, 07 May 2022, 14:21 WIB

Melakukan perjalanan itu mengasyikkan. Bukan sekedar menuju tujuan. Ada banyak hal yang bisa dikerjakan.

Hari ini, Sabtu (7/5/2022), saya bersafar bersama istri, menghadiri halal bihalal guru dan karyawan SMK Muhammadiyah 6 Modo Lamongan Jawa Timur, di Dusun Galeh Desa Mendogo Kecamatan Ngimbang.

Kami tidak mensia-siakan kesempatan berharga ini. Kami banyak ngobrol tentang keluarga, anak, kerja, ummat, keuangan, saudara, sekolah dan banyak hal lagi. Sesekali kami selingi dengan humor-humor ringan.

Udara pagi merasuk dalam tubuh, matahari setinggi dua tombak. Jalanan bergelombang terasa aspal di jalan raya kota.

Agendakan moment perjalanan (Sabtu, 7/5/2022)

Wahana Refresh Diri

"Nanti kita bisa mengenang memory kehidupan masa lalu, kami juga bermuhasabah, merancang masa depan," ungkap istri sebelum men-start-sepeda, di depan rumah.

Banyak hal yang kami jumpai selama perjalanan 40 menit, bertemu para petani di sawah, anak-anak berlarian, seorang ibu mengendong bayinya, ada juga sekelompok ibu-ibu yang asyik bercengkrama di depan rumah. Moment-moment tidak pernah kita jumpai ketika di rumah. Rasa, fikiran, hati bertambah fresh.

----

Betul sekali petuah, Imam Syafi'i, "Bersafar, menghilangkan kesusahan, mendapatkan penghidupan serta (mendapatkan) ilmu, tata krama, serta teman-teman yang mulia".

Amalan Sunnah

Allah juga menjamin do'a orang bersafar, seperti hadits ini, "Tiga waktu diijabahi (dikabulkan) do’a yang tidak diragukan lagi yaitu: (1) do’a orang yang terzholimi, (2) do’a seorang musafir, (3) do’a orang tua pada anaknya.” (HR. Ahmad, HR At Tirmidzi)".

Begitu "terhormat dan mulia" pelaku perjalanan.

Selain itu, kita juga bisa melakukan amalan utama dan Sunnah, seperti membaca dzikir: Allahu akbar, Allahu akbar atau lafal dzikir yang lain, istighfar, tahmid, tasbih, sholawat dan sebagainya.

"Wahai para pe-Safar, perbanyak doa selama dalam perjalanan".

Nasrun Minallah.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image