Mengenang Pakar Ushul Fikih, Ustadz Taufik Hulaimi

Image
Faisal Abu Fayadh
Info Terkini | Saturday, 24 Jul 2021, 11:00 WIB
Selamat Jalan Wahai Guru UMAT ISLAM, Semoga Husnul Khotimah..., Aamiin Ya Mujibas Sa'ilin...

Wafatnya Seorang Alim Ulama Musibah Bagi Kita Semua : Mengenang Pakar Ushul Fikih, Ustadz Dr. H. Taufik Qulazhar Hulaimi, MA, M.Ed

JAKARTA, Indonesia Ummat kembali kehilangan ulamanya. Sosok Alim Rabbani yang sangat tawadhu, cinta kepada ummat, luas dan dalam keilmuannya.Sosok guru dan murabbi yang menginspirasi para murid-muridnya.

Ustadz Dr. H. Taufik Qulazhar Hulaimi, Lc, MA, M.Ed. Salah satu Pakar Ushul Fikih Indonesia wafat pada Hari Rabu, 12 Dzulhijjah 1442 atau 22 Juli 2021, sekitar pukul 23.55 WIB.

Almarhum adalah sosok pribadi yang sederhana dengan segala kemuliaan dan keindahan akhlaknya. Tak cukup tulisan menggambarkan semua kebaikan dan kontribusinya untuk ummat.

Rahimahulloh rahmatan wasiah wa askanahu fasiiha jannatihi maa sayyidil mursaliin wan nabiyyin wasy syuhada wal Auliya was Shalihin.

Murid sekaligus adik kelas almarhum semasa di Al Azhar dan sewaktu di Sudan yakni Dr. H. Agus Setiawan, Lc. MA (Pakar Hadist, Da'i Lima Benua, Dewan Pengawas Inisiatif Zakat Indonesia) pun menceritakan tentang sosok pribadi almarhum yang dikenalnya itu.

Mengenalnya sejak sama-sama belajar di Al-Azhar. Kakak kelas. Namun lebih akrab saat kami menyelesaikan master di Sudan.

Kebaikan dan kedermawanannya tak ada yang memungkiri. Masih teringat saat numpang tinggal di rumah Beliau. Tak diperkenankan bayar. Masak bersama-sama dengan mahasiswa Indo lainnya. Makan bersama-sama.Selesai S3 , beliaulah yang ngajak bergabung mengajar di Mahad Nuaimy.

*Rajin baca dan diskusi*

Hal ini juga menjadi keistimewaan almarhum. Saat santai.Di sela-sela masak dan berbagai momen lainnya selalu beliau jadikan waktu diskusi.

Bahkan hingga sekarang di grup wa, beliau selalu mengajak berdiskusi kepada ustadz-ustadz lain. Keilmuan almarhum Dr Taufik dalam Ushul Fiqih sangat dalam dan luas. Tema-tema kajian nya sangat menarik dan manhaji/sistematis.

Beliau sangat memegang teguh kebenaran.

Masih teringat saat dipanggil oleh pihak kedubes RI di Sudan dan minta pandangan agar dibolehkan melaksanakan shalat Jumat di ruang serba guna. Dengan tegas beliau menolak. Karena sebelum dan sesudah shalat Jumat digunakan dangdutan. Bagaimana mungkin pas zuhur dipakai Jumatan. Lagi pula masjid banyak tersedia di Sudan.

*Tawadhu dan menghormati orang lain*

Kadang kami merasa malu. Almaghfuur lah Dr Taufik tidak sungkan bertanya melalui japri atau telpon. Minta pandangan tentang masalah agama atau umum. Padahal usia beliau, ilmu beliau di atas usia kami. Dan seingat kami, hampir beliau tidak membantah saran-saran kami. Subhanallah

Bakti kepada orang tua juga diantara keberkahan hidup beliau. Bahkan saat ini beliau sudah dan sedang membangun pesantren di Cibatu Garut sebagai bakti kepada orang tua nya.

Tak cukup rasa nya menulis kebaikan almarhum Dr. Taufik Hulaimi, Lc. MA.

Jujur banyak sekali kenangan bersama beliau.Saya, Agus Setiawan menjadi saksi antum orang baik ya Ustadz. Sangat baik

Tunai sudah tugas antum di dunia sebagai hamba Nya. Kami kehilangan, namun kami tidak berucap kecuali yang Alloh Ridhoi.

*Profil Singkat Dr. H. Taufik Qulazhar Hulaimi, Lc, MA, M.Ed*

Dr. Taufiq Qulazhar Hulaimi, Lc, MA, M.Ed merupakan salah satu Dosen Fiqih di STID DI Alhikmah, Jakarta.

Beliau menyelesaikan Strata 3 'S3' dalam bidang Ushul Fiqh di Om Durman University.

Ustadz Taufik pun adalah Guru Besar Ushul Fiqih Universitas Darussalam Gontor.

Tak hanya itu, ia pun adalah Direktur Mahad Aly An-Nuaimy, Jakarta.

Innalilahi wa innailaihi rojiun

Wahai jiwa yang tenang..

Kembalilah kepada Tuhanmu..

Masih tak mampu menahan kesedihan..

Allohummaghfir lahu warham hu waaafi hii wafu anhu wa akrim nuzula hu wa wassi madkhola hu waghsil hu bilmaai wats-tsalji walbarodi wanaqqi hi minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadlu minaddanasi wa abdil hu daaron khoiron min daari hi wa ahlan khoiron min ahli hi wazaujan khoiron min zaoji hi wa adkhil hul jannata wa aidz hu min adzaabil qobri wa fitnati hi wa min adzaabin naar.

Artinya:"Ya Alloh, ampunilah, rahmatilah, sejahterakan dan maafkanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilan rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnah nya, dan dari siksa api neraka". Aamiin Allohumma Amiin Ya Mujibas Sa'ilin...

Selamat Jalan Guru UMAT ISLAM, Semoga Husnul Khotimah....

Abu Fayadh Muhammad Faisal Al Jawy al-Bantani, S.Pd, M.MPd, M.Pd, I Sekeluarga

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

LITERASI DIGITAL DAN PERAN GURU SAAT PANDEMI

Image

Pagebluk dan Wajah Murung Pendidikan Indonesia

Image

Jangan Kau Beri Tahu Kepada Mereka

Image

Andai pandemi pergi, MAHASISWA KESEHATAN MEMBUTUHKAN PRAKTIKUM DI LAPANGAN BUKAN SEKADAR TEORI

Image

Enam Tip Memilih Reksa Dana Terbaik untuk Pemula, Nomor 2 Sering Disepelekan

Image

PANDEMI CORONA MEREDA SEMUA KEMBALI CERIA

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image