Masjid Raya Sumatra Barat, Berciri Khas Minang

Image
Yudha Manggala P Putra
Wisata | Tuesday, 27 Apr 2021, 00:40 WIB
Sumber: Wikipedia

Masjid Raya Sumatra Barat memiliki desain berbeda dari masjid lain di Nusantara. Arsitektur megah tanpa kubah dengan empat ujung atap melancipnya mengadopsi bentuk rumah adat Minang. Bangunan mirip rumah gadang ini disebut representasi dari Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (adat bersendi syariat dan syariat bersendi kitab Allah SWT). Falsafah tersebut bagian dari tatanan yang dipegang erat sebagai dasar hubungan adat dan agama masyarakat Minangkabau.

Masjid Raya Sumatra Barat berlokasi di Jalan Khatib Sulaiman dan Jalan Ahmad Dahlan, Kota Padang. Ia berbentuk persegi dengan luas bangunan 4.430 meter persegi. Terdiri atas tiga lantai dan dapat menampung 15 ribu jamaah. Masjid ini resmi digunakan mulai 2014.

Salah satu ciri khas Masjid Raya Sumbar adalah bangunannya tidak memiliki tiang pada bagian tengah ruangan sehingga jamaah tidak terganggu. Masjid Raya Sumbar juga memiliki menara menjulang dengan ketinggian 85 meter. Pengunjung yang ingin menikmati pemandangan Kota Padang bisa menggunakan lift untuk menaiki menara.

Untuk dinding Masjid Raya Sumbar berbentuk ukiran Minang dengan rongga sehingga sirkulasi udara lancar dan terasa sejuk di dalamnya. Pada bagian depan ruang utama, mihrab mengambil konsep seperti tempat batu hajar aswad di Kabah dan dengan kaligrafi Asmaul Husna di plafon depan. Karpet Masjid Raya Sumbar didatangkan langsung dari Turki.

Masjid Raya Sumbar didesain arsitek bernama Rizal Muslimin. Ia juga dijuluki Masjid Seribu Pintu Angin karena memiliki banyak pintu. Masjid yang kental nuansa minang ini juga dibangun dengan konstruksi tahan gempa. Jika ada bencana gempa dan tsunami, lantai dua dapat difungsikan sebagai tempat evakuasi sementara.

*Sumber: Republika.co.id, Wikipedia

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Pewarta. Penggemar olah-canda. Penikmat musik dan film. Peminum kopi. Penyuka mi ayam. Pemula yang masih butuh belajar banyak hal.

Tepuk Jidat

Secangkir Kopi untuk Seteru

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Bahagia, 50 Anak Yatim Terima Santunan di Akhir Ramadhan

Image

Misi Kemanusiaan Dirikan Rumah Baca Anak di Karawang

Image

Pagi Ini Sahur Terakhir Ramadhan 1442 H, Yuk Banyakin Berdoa & Istighfar

Image

Indonesia Bisa Mengambil Hikmah di Balik Kasus Covid-19 di India

Image

Generasi Milenial Pilar Utama Gerakan Filantropi

Image

Destinasi Wisata Alun-alun Kejaksan, Tempat Ngabuburit Favorit di Kota Cirebon

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image