Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Rahman Tanjung

Antara Mandalika, Marquez dan Tulus: Hati-Hati di Jalan

Olahraga | Tuesday, 22 Mar 2022, 23:25 WIB

Saat ini masyarakat Indonesia yang juga menjadi pecinta MotoGP tak perlu jauh-jauh jika ingin menyaksikan secara langsung gelaran balapan tersebut, karena di negara tercinta kita ini sudah terbangun Pertamina Mandalika International Street Circuit, tepatnya di Lombok, Nusatenggara Barat yang menjadi salah satu tempat diselenggarakannya MotoGP series 2022.

Indonesia, tepatnya di Mandalika, ditunjuk menjadi tuan rumah MotoGP series 2022 yang dilaksanakan pada tanggal 18 - 20 Maret 2022.

Animo masyarakat kita untuk menyaksikan secara langsung balapan MotoGP di Mandalika sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan berita di beberapa media bahwa penjualan tiket MotoGP di salah satu marketplace pada beberapa kategori sold-out.

Bagi kita yang mungkin belum ada cukup modal untuk nonton langsung di Mandalika sebenarnya tak perlu khawatir, karena banyak beberapa media partner penyelenggara MotoGP 2022 Mandalika yang memberikan banyak program untuk bisa nonton secara gratis.

Salah satunya adalah program “Experience MotoGP Mandalika with IndiHome”, pada 19-20 Maret 2022, dimana dalam program tersebut 50 Pelanggan HVC Platinum akan merasakan atmosfer nonton balapan langsung MotoGP Mandalika, tentunya dengan beberapa persyaratan teknis yang harus dipenuhi.

Selain itu, jika kita mager untuk datang langsung ke Mandalika, tak perlu khawatir, karena bagi anda yang berlangganan IndiHome, anda cukup menonton saja lewat Smartphone atau perangkat lain yang tersambung langsung melalui Wifi Cepat dari IndiHome

Foto situasi balapan MotoGP (sumber: www.pexels.com)

Ada yang menarik perhatian saya ketika saya hendak menonton siaran langsung MotoGP Mandalika. Pada waktu acara balapan tersebut belum dimulai, saya iseng penasaran mencari tahu sebuah lagu dari Tulus yang saat ini sedang Hits di berbagai platform music.

Saya kemudian membuka Youtube melalui Smartphone saya, dan akhirnya ketemu juga apa yang dicari, ternyata judul lagunya adalah, "Hati-Hati di Jalan". Dengan alunan musik dan suara Tulus yang renyah disertai dengan diksi-diksi kalimat yang indah, membuat lagu tersebut pantas menjadi trending topic saat ini.

tulusm)" />
Cover Album Tulus: Manusia (Sumber Instragram Tulus, @tulusm)

Lagu yang mengibaratkan cerita sepasang kekasih seperti sebuah perjalanan, dimana keduanya harus mengambil jalan masing-masing, sehingga sang laki-laki menyampaikan pesannya untuk hati-hati di jalan.

Selesai saya mendengarkan lantunan lagu Tulus tersebut yang sangat lancar saya tonton tanpa gangguan karena menggunakan IndiHome Internet Stabil, ternyata disampaikan sebuah pemberitakan yang cukup mengagetkan saya, yaitu kejadian kecelakaan yang menimpa pembalap Favorit saya, Marc Marquez.

Diberitakan bahwa Marc Marquez mengalami kecelakaan yang cukup parah pada sesi pemanasan di Sirkuit Mandalika, dimana tubuhnya terlempar dari motornya hingga membuat motor Honda RCV213V yang dikendarainya rusak parah. Hal itu dikabarkan menjadi penyebab Marquez akan absen pada MotoGP Mandalika.

Mengingat kejadian kecelakaan yang menimpa Marquez, saya jadi teringat lagu Tulus yang barusan saya tonton, yaitu lagu berjudul Hati-Hati di Jalan.

Saya menganggap bahwa pastinya Marquez sudah berhati-hati saat sesi pemanasan tersebut, tapi pada kenyataannya dia mengalami kecelakaan.

Begitu juga dengan kehidupan kita. Pasti kita akan selalu berhati-hati dalam bertindak, menyiapkan segala sesuatu sebelum melakukan kegiatan apa pun, tapi kejadian buruk bisa saja menimpa kita, padahal menurut kita semua sudah dipersiapkan dengan matang.

Kehidupan juga layaknya seperti sirkuit atau lintasan balapan. Dimana ketika kita sudah berhati-hati, mungkin saja ada gangguan di jalan atau terjadi kecelakaan karena ada pembalap lain yang tidak berhati-hati atau lintasan yang rusak, sehingga menyebabkan kita atau beberapa pembalap mengalami kecelakaan.

Jalan hidup kita sebagai manusia tak pernah lurus begitu saja, pasti ada belokan atau rintangan yang harus kita hadapi layaknya para pembalap di atas sirkuit yang berlomba menuju garis finishnya.

Sebagaimana sebuah ungkapa yang menyatakan bahwa, "Hidup adalah perjalanan. Pilihan kendaraan dan jalan yang akan dilalui sudah tersedia. Kemudi kehidupan ada di tanganmu".

Maka, yang terpenting selain persiapan yang matang sebelum memulai perjalanan, kita harus tetap hati-hati di jalan, seperti yang dilantungkan Tulus dalam lagunya.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image