Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Adam Rizki Anshary

Ternyata Dunia Kerja Tidak Hanya tentang Skill, tapi Juga tentang Komunikasi

Eduaksi | 2026-09-17 11:40:29

Memasuki Bulan Kedua, Mulai Melihat dari Sudut Pandang yang Berbeda

Memasuki bulan kedua magang, saya mulai merasa lebih terbiasa dengan lingkungan kerja dibandingkan saat pertama kali datang. Kalau pada awal magang saya lebih banyak beradaptasi dengan suasana dan kebiasaan baru, sekarang saya mulai mendapatkan pengalaman yang membuat saya melihat dunia kerja dari sudut pandang yang berbeda. Salah satunya adalah tentang pentingnya komunikasi dalam menjalankan pekerjaan.

Ketika Berbicara Menjadi Tantangan

Salah satu hal yang cukup menantang bagi saya adalah ketika harus berkomunikasi dengan orang yang sebelumnya belum pernah saya kenal, terutama melalui telepon. Berbeda dengan komunikasi melalui pesan yang masih bisa dipikirkan terlebih dahulu sebelum dikirim, berbicara melalui telepon menuntut kita untuk merespons secara langsung. Awalnya tentu ada rasa gugup dan khawatir salah menyampaikan sesuatu. Namun, semakin sering dilakukan, saya mulai memahami bahwa rasa gugup tersebut merupakan bagian dari proses belajar.

sumber : https://share.google/MtrZrDt6XrIzzCR8S " />
sumber : https://share.google/MtrZrDt6XrIzzCR8S

Komunikasi Bukan Sekadar Berbicara

Dari pengalaman tersebut, saya menyadari bahwa komunikasi yang baik ternyata bukan hanya tentang bagaimana kita berbicara. Kita juga perlu mendengarkan dengan baik, memahami apa yang disampaikan, dan menyesuaikan cara berkomunikasi dengan situasi yang dihadapi. Hal-hal sederhana seperti memastikan kembali informasi yang diterima ternyata cukup penting agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Jangan Malu untuk Bertanya

Selain belajar berbicara, saya juga semakin memahami pentingnya keberanian untuk bertanya. Terkadang ada rasa sungkan untuk bertanya karena takut dianggap belum memahami sesuatu. Padahal, ketika kita memilih untuk diam padahal masih belum mengerti, kemungkinan terjadinya miscommunication justru bisa menjadi lebih besar. Kesalahan dalam memahami suatu informasi dapat berdampak pada pekerjaan berikutnya, sehingga menurut saya lebih baik bertanya dan memastikan daripada mengandalkan asumsi sendiri.

Belajar Menjadi Lebih Terbuka

Pengalaman ini membuat saya belajar untuk lebih terbuka terhadap proses belajar. Tidak semua hal harus langsung bisa kita kuasai ketika pertama kali mendapatkannya. Ada kalanya kita perlu bertanya, melakukan kesalahan, menerima masukan, kemudian mencoba kembali. Bagi saya, hal tersebut merupakan bagian dari proses untuk menjadi lebih siap menghadapi dunia kerja.

Lebih dari Sekadar Skill

Pada akhirnya, saya menyadari bahwa memasuki dunia kerja bukan hanya tentang membawa kemampuan yang sudah kita miliki dari bangku kuliah. Kita juga dituntut untuk terus mengembangkan kemampuan berkomunikasi, beradaptasi, dan bekerja sama dengan orang lain. Pengalaman di bulan kedua magang ini menjadi salah satu pengingat bagi saya bahwa kemampuan tersebut sama pentingnya dengan skill yang kita pelajari secara akademis.

Penulis :
Adam Rizki Anshary -
Mahasiswa Program Studi Manajemen UMY

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image