Al-Quran Menjadi Cahaya dan Jalan Kemudahan
Agama | 2026-09-02 11:43:42
Kedudukan Al-Qur’an sebagai petunjuk kehidupan dan prinsip kemudahan dalam syariat menjadi pembahasan utama dalam Ngaji Tafsir At-Tanwir yang diadakan Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kajian yang membedah Surat Al-Baqarah ayat 185 ini dipaparkan secara mendalam oleh pakar studi Islam, Niki Alma Febriana Fauzi, S.Th.I., M.Us.
Dalam pemaparannya, Niki Alma menegaskan tiga peran mendasar Al-Qur'an bagi peradaban manusia sebagaimana tertuang dalam ayat tersebut yaitu petunjuk hidup (hudan lin-nas), penjelasan rinci atas petunjuk kebenaran (bayyinatin minal-huda), serta pembeda tegas antara yang hak dan batil (al-furqan).
Ia turut mengaitkan peristiwa turunnya Al-Qur'an pada bulan Ramadan dengan keutamaan malam Lailatulqadar, di mana malam penuh kemuliaan tersebut menjadi tonggak sejarah pencerahan peradaban umat manusia.
Selain menyoroti keagungan Al-Qur'an dan Lailatulqadar, materi kajian juga mengupas prinsip taysir (kemudahan syariat) yang terkandung dalam ketentuan puasa Ramadan. Diberikannya keringanan (rukhsah) bagi umat yang sakit atau sedang dalam perjalanan (safar) menunjukkan bahwa esensi syariat Islam hadir untuk membawa maslahat, bukan membebani hamba-Nya dengan kesulitan.
Pembedahan materi yang disampaikan ini diharapkan mampu menumbuhkan cara beragama yang kritis, moderat, serta membumikan nilai-nilai Qur’ani di tengah dinamika masyarakat modern. (septia)
uad.ac.id
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
