Semuanya Lebih Mudah Jika Kita tidak Menanggung Risiko Nyata
Curhat | 2026-08-31 19:23:10Sebagian dari kita menghabiskan banyak waktunya untuk bermain game, apapun bentuknya, baik game mobile di HP maupun game di perangkat lain seperti PC, Xbox, ataupun PlayStation. Di antara jenis game yang kita mainkan itu ada beberapa yang menjadi primadona para pemain, seperti Role Play Game (RPG), baik yang dimainkan sendiri atau MMORPG yang dimainkan bersama pemain lain.
Dalam game RPG ini kita dituntut untuk memainkan peran salah satu atau beberapa karakter yang tersedia untuk melihat perkembangan dan petualangan yang mereka lalui hingga akhir cerita atau permainan. Beberapa game RPG memiliki konsep open world atau permainan yang memberi para pemainnya lebih banyak kebebasan melakukan apapun didalam game.
Kebebasan yang ditawarkan tentu tidak disia-siakan, semua peluang digunakan untuk meningkatkan performa permainan karakter ataupun melakukan hal diluar cerita utama dalam game.
Salah satu game yang memiliki konsep seperti ini adalah game produksi Bethesda Softworks, misalnya The Elder Scrolls IV: Oblivion yang bahkan memberi pemain kesempatan mengeksplorasi dunia dalam game tanpa melanjutkan cerita utama dalam permainan.
Kemampuan para pemain mengeksplorasi dunia dalam game dengan begitu semangat sebenarnya menunjukkan bahwa para pemain memiliki motivasi tertentu untuk memperoleh sesuatu yang mereka inginkan.
Dunia game bisa benar-benar menguras fokus kita karena banyaknya hal yang perlu diperhatikan, seperti menyelesaikan misi, mengumpulkan sumber daya, meningkatkan kemampuan bertarung, hingga melawan musuh kuat.
Namun, satu hal yang perlu menjadi perhatian kita adalah ada pada satu pertanyaan, "Mengapa kita bisa begitu bersemangat membangun cerita dan kehidupan karakter dalam game RPG, sedangkan kehidupan kita yang sebenarnya bisa jadi sedang stagnan?"
Tentu jawaban atas pertanyaan tersebut sepatutnya diresapi oleh masing-masing pembaca, namun disini kita akan menggali salah satu jawaban tersebut.
Tidak Ada Risiko Nyata
Dalam dunia permainan seperti RPG, karakter yang kita mainkan adalah suatu simulasi yang dijalankan oleh logika permainan. Setiap keputusan hanya memengaruhi karakter yang kita mainkan, bukan diri kita masing-masing.
Oleh karena itu, kita menjadi lebih ambisius dan fokus dalam permainan karena kita tahu apapun yang kita pilih tidak akan berdampak langsung dengan hidup kita. Apabila karakter dalam permainan kalah, maka kita hanya kalah di dalam suatu simulasi.
Berbeda halnya dengan kehidupan nyata, dimana kita sebagai karakter utama pada permainan kita sendiri harus mengambil keputusan yang resikonya kita tanggung masing-masing, apabila kita gagal maka kita gagal dalam artian sebenarnya, bila kita kalah maka kita kalah sungguhan, tidak ada tombol 'Load Game' untuk mengulang permainan.
Dari kedua hal ini saja dapat kita lihat bahwa yang menyebabkan permainan RPG begitu asik adalah karena kita tidak memiliki beban kehidupan nyata apapun dalam permainan, sedangkan kehidupan nyata dipenuhi oleh tanggung jawab, ekspektasi, logika yang berbeda, bahkan kehidupan nyata tidak bisa kita kendalikan sepenuhnya seperti dalam game.
Berani Mengambil Keputusan Nyata
Dalam game, beberapa risiko kecil tetap membuat kita berani mengambil keputusan. Dalam kehidupan nyata, walaupun risikonya kecil sekalipun, belum tentu kita tetap berani mengambil keputusan, apalagi keputusan dengan risiko yang lebih besar.
Kita bisa belajar dari game bahwa keputusan kita sepatutnya tidak diambil secara sembarangan, tapi kita bisa belajar untuk mengambil keputusan tertentu, meskipun hasilnya tidak pasti dan mungkin menimbulkan kekecewaan, namun dari situ kita bisa belajar tentang kehidupan.
Kita melihat sepanjang game yang kita mainkan bahwa karakter kita memiliki banyak hal yang dibutuhkan, diperjuangkan, bahkan dikorbankan untuk menggapai tujuan akhir, entah itu tujuan yang disediakan oleh game ataupun tujuan yang kita ciptakan sendiri.
Banyak tujuan ataupun nasib akhir karakter kita dalam permainan ditentukan oleh kemampuan kita dalam decision making atau pengambilan keputusan. Setiap keputusan kecil maupun besar yang kita ambil menentukan hampir semua aspek dari permainan, sehingga apapun yang terjadi menjadi sebuah 'tanggung jawab' kita sebagai pemain.
Maka, hendaknya cara tersebut juga menjadi acuan untuk kita sendiri di kehidupan kita masing-masing. Kalau kita bisa jago dalam game, maka baiknya untuk kita juga belajar untuk menjadi jago mengambil keputusan untuk kehidupan, untuk 'permainan' kita sendiri.
Kalau alasan kita enggan mengambil keputusan dalam kehidupan nyata adalah karena kita malas bergerak dan ingin bermain saja, rasanya kita juga akan marah apabila kita bermain game RPG lalu karakter dalam game mengatakan kepada kita bahwa mereka malas berpetualang, malas mengumpulkan sumberdaya, malas melawan musuh sulit, dan lebih baik tidur saja.
Marilah kita mulai membuat keputusan dan melatih diri sendiri untuk menerima risiko yang dihadapi sebagai harga yang harus dibayar, karena jika kita berani mengambil risiko dalam game berdasarkan keputusan yang kita ambil, maka seharusnya kemampuan mengambil keputusan itu juga digunakan sebagai salah satu modal penting untuk menunjang kehidupan kita yang sebenarnya.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
