Jelajah Pulau Samalona: Tebar Bahagia Muharram dan Cintai Lingkungan
Gaya Hidup | 2026-07-30 09:52:36
DTPEDULI.ORG | MAKASSAR - Pulau Samalona menjadi salah satu destinasi wisata bahari andalan di Sulawesi Selatan. Namun sangat disayangkan keindahan itu terusik oleh ancaman sampah plastik. Merespons kondisi tersebut, para amil zakat dari berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang tergabung dalam Forum Zakat (FOZ) Sulawesi Selatan menggelar aksi nyata bertajuk "Jelajah Pulau Samalona: Tebar Bahagia Muharram Ceria" pada Jumat (10/7/2026).
Aksi ini merupakan sebuah gerakan humanis yang memadukan momen berbagi kebahagiaan menyambut Bulan Muharram dengan pelestarian lingkungan. Sejak pagi hari, para relawan menyisir bibir pantai Pulau Samalona, memungut helai demi helai sampah plastik, sedotan, hingga botol bekas yang mengotori pasir putih pulau tersebut.
Langkah kaki para pejuang kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama juga harus beriringan dengan menjaga alam yang menjadi sumber penghidupan warga pesisir.
Hadir di lokasi, Fergiawan mewakili Tim Program DT Peduli Sulawesi Selatan, menegaskan pentingnya kolaborasi ini demi menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membawa kebahagiaan bagi warga sekitar pulau.
"Keindahan Pulau Samalona ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Melalui aksi bersih-bersih di momentum Muharram ini, kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan yang kita bawa tidak hanya dirasakan oleh masyarakatnya melalui program berbagi, tetapi juga oleh alamnya yang kembali bersih dan asri," ujar Fergiawan di sela-sela aksi memungut sampah di pinggir pantai.
Melalui gerakan ini, FOZ Sulsel berharap dapat memantik kesadaran para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Samalona agar lebih bijak dalam mengelola sampah mereka, sekaligus membuktikan bahwa gerakan zakat dan kemanusiaan memiliki kepedulian yang luas, termasuk pada isu lingkungan hidup. (Indar/Cristi A.Sarif)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
