Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Subhan Riyadi

Libas Laos di Final, Garuda Pertiwi Juara Piala AFF Putri 2026

Olahraga | 2026-07-24 08:02:03

Stadion Kuala Lumpur, Malaysia, menjadi saksi bisu perjuangan Garuda Pertiwi merengkuh Juara Piala AFF Putri 2026. Ini salah satu pelepas dahaga, usai timnas Indonesia putra seniornya gagal unjuk kemampuan di Piala Dunia.

Tanggal 22 Juli 2026 akan dikenang abadi sebagai hari di mana sepak bola putri Indonesia menuliskan babak baru yang begitu gemilang. Di bawah langit Malaysia, Garuda Pertiwi bukan sekadar bertanding, mereka mengukir legenda. Peluit panjang dibunyikan, papan skor terang benderang menunjukan angka 5-0 tanpa balas atas Laos. Timnas Putri Indonesia resmi keluar sebagai Juara Piala AFF Putri 2026 dengan cara yang paling perkasa!

Sejak menit awal babak pertama, skuad asuhan Pelatih timnas putri Indonesia asal Jepang, Satoru Mochizuki (akrab disapa Coach Mochi) tampil tanpa beban, mengalirkan bola dengan penuh percaya diri dan mendominasi jalannya laga. Laos yang mencoba memberikan perlawanan harus jatuh bangun menahan gempuran demi gempuran lini serang Garuda Pertiwi.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-33. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Sydney Hopper sukses melepaskan tembakan terarah yang merobek jala Laos. Stadion bergemuruh, Indonesia memimpin 1-0 dan menutup paruh pertama dengan keunggulan penuh rasa optimis.

Memasuki paruh kedua, Garuda Pertiwi tampil semakin beringas. Laos dipaksa tak berkutik menghadapi gelombang serangan bertubi-tubi yang berbuah pesta empat gol tambahan:

Tak butuh waktu lama, menit ke-48, Isabelle Nottet memperlebar jarak dengan kilat, mengubah skor menjadi 2-0 lewat tendangan terukur.

Berselang kemudian, menit ke-55, mental Laos semakin runtuh saat Estella Loupatty membawa Timnas Indonesia Putri jauh memimpin 3-0.

Berturut-turut, di menit ke-67 pesta belum usai, giliran Felicia de Zeeuw yang mencatatkan namanya di papan skor, membuat keunggulan kian telak 4-0. Menyudahi pesta kemenangan di menit ke-83, ditutup dengan manis oleh Emily Nahon. Gol indahnya memastikan malam itu milik Indonesia sepenuhnya dengan skor akhir 5-0.

Gelar juara ini diraih dengan catatan yang sangat membanggakan dan tanpa tersentuh kekalahan sepanjang turnamen. Dalam Fase Grup, Garuda Pertiwi membuka turnamen dengan kemenangan atas Timor Leste, lalu mengamankan poin penting lewat hasil imbang 1-1 kontra Kamboja.

Memasuki babak Semifinal menundukkan Singapura dengan skor meyakinkan 2-0. Puncaknya di final menggilas Laos tanpa ampun lewat pesta lima gol tanpa balas.

Kesuksesan di tahun 2026 ini juga menorehkan rekor spesial berupa back-to-back juara AFF, mengulangi kejayaan manis saat skuad Garuda Pertiwi mengangkat trofi pada edisi 2022 di Kamboja.

Pesta Kemenangan yang Sempurna

Kebahagiaan Garuda Pertiwi malam itu terasa lengkap. Selain membawa pulang trofi utama dan mengamankan tiket otomatis ke AFF Women's Championship 2027 bersama Laos dan Singapura, dua srikandi Merah-Putih turut menyabet penghargaan individu bergengsi, Sheva Furyzcha, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (MVP). Laita Ro’ati Masykuroh , Terpilih sebagai Penjaga Gawang Terbaik (Best Goalkeeper).

Terima kasih, Garuda Pertiwi. Kalian telah membuktikan bahwa mimpi besar anak bangsa mampu terbang menembus batas. Selamat atas sejarah baru untuk Indonesia!

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image